Membangun Masyarakat Indonesia yang Literatif untuk kehidupan yang Cendikia

- Publisher

Senin, 21 November 2022 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(OPINI) – Masyarakat abad ke-21 sekarang ini perlu dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang memiliki kreativitas dan bekerja secara produktif untuk mampu memenuhi kebutuhan dan tantangan dunia ini. Mereka harus menguasai keterampilan, pengetahuan, dan sikap untuk menghadapi dunia yang telah berubah begitu dramatis. Untuk menghadapi tuntutan itu peran pendidikan menjadi sangat penting.

Pendidikan di masa ini tidak hanya mengajarkan keterampilan tradisional tetapi juga harus mendorong pembelajar untuk mampu berpikir kritis, komunikatif, kolaboratif, kreatif dan terbuka terhadap beragam interpretasi dan kontroversi.

Baca Juga :  OPINI: Menimbang Perlunya Proteksi dan Adaptasi dalam Era Digital

Dengan pendidikan literasi membacalah kemampuan tersebut dapat teraktualisasikan. Dengan literasi membaca seseorang akan terampil dalam menghadapi kegiatan sehari-hari dari yang dianggap remeh sampai kegiatan penting untuk kelangsungan kehidupan nyata yang cendekia, yaitu kehidupan yang beradab, cerdas, aman, dan sejahtera. Sayangnya, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan kemampuan literasi membaca anak-anak Indonesia, terutama anak-anak sekolah menengah pertama yang sering pula menjadi sumber data penelitian lain memang masih rendah, walaupun tidak terlalu buruk .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agar bisa membaca seorang individu harus dapat menguasai banyak faktor kemampuan membaca, baik yang berkaitan dengan faktor psikologis membaca, maupun faktor komponen dasar membaca. Komponen-komponen tersebut harus terjalin erat dalam proses pembelajaran membaca agar pembelajar mampu merangkum, mendiskusikan, mensintesis, mengevaluasi, menganalisis, dan menginterpretasikan materi yang mereka baca. Akan tetapi, ternyata untuk menghadapi tantangan abad ke-21 pembelajaran membaca harus lebih mengandalkan aksioma praktis. Artinya perlu dikuasainya literasi membaca yang mumpuni untuk digunakan dalam kehidupan dunia nyata yang cendekia daripada untuk menginterpretasikan isi teks semata.

Baca Juga :  Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tahun Politik

Berita Terkait

OPINI: Pentingnya Peran Pengadaan Barang dan Jasa dalam Mengelola Aset Perusahaan
OPINI: Menimbang Perlunya Proteksi dan Adaptasi dalam Era Digital
Soekarno, Soekarnoisme dan KeIndonesiaan
Gelombang Panas Ekstrem: Ancaman Terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia dan Negara-Negara Lainnya
Pesta Demokrasi harus hasilkan pemimpin yang membangun
Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tahun Politik
Perlu gandeng Organisasi Masyarakat untuk jaga kondusivitas Pilkada Serentak
Pilkada serentak tidak boleh ada lagi Politik Identitas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Senin, 23 Februari 2026 - 19:29 WIB

Adira Expo Berkah Ramadan 2026 Hadir Di Bandung, Tawarkan Pembiayaan Mudah Dan Undian Umroh

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:35 WIB

KAI Daop 2 Bandung Semarakkan Imlek 2026 dengan Dekorasi Meriah dan Atraksi Barongsai

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:04 WIB

KAI Daop 2 Bandung Catat Ketepatan Waktu 99,84 Persen di Januari 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:39 WIB

Hadapi Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan KA dengan 67.510 Tempat Duduk

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:33 WIB

Stasiun Gadongbangkong Jadi Simpul Fasilitas Transportasi Kabupaten Bandung Barat, Layani Lebih Dari 7 Ribu Pengguna Pada Awal Minggu Pengoperasian Bangunan Baru

Senin, 9 Februari 2026 - 16:55 WIB

Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”

Berita Terbaru