Perlunya efisiensi anggaran pilkada serentak ditengah ancaman krisis ekonomi Global

- Publisher

Jumat, 14 Oktober 2022 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Pemerintah provinsi jawa barat mengalokasikan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Barat sebesar Rp 1,5 Triliun di tahun 2024 mendatang. Anggaran Pilkada khusus tingkat Jawa Barat itu diangsur selama tiga tahun menyesuaikan dengan kondisi APBD Provinsi Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menghadiri sosialisasi Regulasi dan Konsolidasi KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se Jawa Barat dalam Rangka Persiapan Verifikasi Faktual Partai Politik Pemilu 2024, di Kota Bandung, Rabu (12/10).

Baca Juga :  OPINI: Menimbang Perlunya Proteksi dan Adaptasi dalam Era Digital

Namun tidak seperti Pilkada sebelumnya, Pemerintah telah menetapkan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah dilakukan secara serentak mulai dari kepala daerah tingkat kabupaten kota, provinsi jawa barat, pemilihan legislatif yang juga dari tingkat kabupaten kota, provinsi dan pusat, hingga pemilihan presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentu tidak hanya Anggaran untuk pilkada provinsi yang mencapai Rp 1,5 Triliun, melainkan anggaran untuk semua pemilihan umum lainya dari semua tingkatan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan kebutuhan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Barat Tahun 2024 yang meliputi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Pemilihan Bupati dan Wabup dan Pemilihan Wali Kota dan Wali Wali Kota di 27 kabupaten/kota diproyeksikan mencapai Rp6 triliun.

Baca Juga :  Gelombang Panas Ekstrem: Ancaman Terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia dan Negara-Negara Lainnya

KPU dituntut untuk lebih kreatif dalam menyelenggarakan pemilu. KPU bisa mencapai objektivitas tanpa menjadikan Pemilu Serentak 2024 bersifat high cost. Kita ingin biaya penyelenggaraan pemilu itu ramah terhadap situasi negara yang sedang terdampak pandemi, makanya kita minta efisiensi.

Berita Terkait

OPINI: Pentingnya Peran Pengadaan Barang dan Jasa dalam Mengelola Aset Perusahaan
OPINI: Menimbang Perlunya Proteksi dan Adaptasi dalam Era Digital
Soekarno, Soekarnoisme dan KeIndonesiaan
Gelombang Panas Ekstrem: Ancaman Terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia dan Negara-Negara Lainnya
Membangun Masyarakat Indonesia yang Literatif untuk kehidupan yang Cendikia
Pesta Demokrasi harus hasilkan pemimpin yang membangun
Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tahun Politik
Perlu gandeng Organisasi Masyarakat untuk jaga kondusivitas Pilkada Serentak
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Rektor UPI minta lulusan kuasai soft skill hadapi perubahan dunia kerja

Minggu, 27 September 2026 - 15:29 WIB

1.000 Bapak Sajikan Sarapan Untuk Istri, Tercatat Rekor Muri Di Bandung

Minggu, 27 September 2026 - 13:44 WIB

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Jumat, 11 September 2026 - 06:59 WIB

Ketika Anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi bagi Keluarga dan Lingkungan

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing

Selasa, 1 September 2026 - 14:57 WIB

Festival Olahraga Tradisional Rancasari, Kenalkan Permainan Rakyat kepada Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 13:01 WIB

Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Headline

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:44 WIB