KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

- Publisher

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — KAI Commuter menindak tegas seorang pengguna yang melakukan pelanggaran dengan merokok di dalam rangkaian kereta serta membuat kegaduhan sehingga mengganggu kenyamanan perjalanan Commuter Line No. 349 relasi Garut–Padalarang pada Selasa (2/6).

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 12.55 WIB saat petugas pengamanan dalam perjalanan (PAM Walka) melaksanakan patroli rutin setelah kereta meninggalkan Stasiun Cibatu. Dalam patroli tersebut, petugas mencium aroma asap rokok yang berasal dari toilet kereta Ekonomi 1.

Baca Juga :  Di usia ke 31, PT LEN industri komitmen perkuat pertahan

“Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan seorang pengguna yang diduga merokok di dalam toilet rangkaian kereta,” ujar Leza. Petugas PAM Walka kemudian berkoordinasi dengan petugas terkait dan kondektur untuk melakukan penanganan lebih lanjut terhadap pengguna tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas memberikan edukasi kepada pengguna terkait larangan merokok di seluruh area kereta, termasuk di dalam toilet maupun bordes kereta. “Merokok di dalam rangkaian kereta merupakan pelanggaran terhadap tata tertib pengguna jasa kereta api. Selain mengganggu kenyamanan pengguna lain, tindakan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan,” jelas Leza.

Baca Juga :  Kurang dari 1 hari Jasa Raharja Jawa Barat Gerak Cepat Santuni Ahli Waris Kecelakaan di Kecamatan Cikancung

Selanjutnya petugas melakukan pendataan terhadap pengguna yang bersangkutan namun tidak dapat menunjukkan identitas fisik dan tiket perjalanan karena berada pada rekannya. Atas pelanggaran yang dilakukan, kondektur memutuskan untuk menurunkan pengguna tersebut di Stasiun Leles yang selanjutnya dikeluarkan dari Stasiun Leles dan tidak diperkenankan untuk naik kereta kembali.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Rektor UPI minta lulusan kuasai soft skill hadapi perubahan dunia kerja
Mardiono Serap Aspirasi Petani Langsung dari Sawah hingga Berikan Bantuan Traktor
1.000 Bapak Sajikan Sarapan Untuk Istri, Tercatat Rekor Muri Di Bandung
INTI Group Melalui PT INTENS Bawa Demokrasi Desa Naik Kelas Usai Sukses Gelar e-Voting Bebas Kendala di Pasaman Barat
Cegah Bahaya Kelistrikan, PLN Ingatkan Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Listrik
Bio-RV, Vaksin Rotavirus Neonatal Kolaborasi Bio Farma dan MCRI, Peroleh Izin Edar BPOM RI
Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda
Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Rektor UPI minta lulusan kuasai soft skill hadapi perubahan dunia kerja

Minggu, 27 September 2026 - 15:29 WIB

1.000 Bapak Sajikan Sarapan Untuk Istri, Tercatat Rekor Muri Di Bandung

Minggu, 27 September 2026 - 13:44 WIB

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Jumat, 11 September 2026 - 06:59 WIB

Ketika Anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi bagi Keluarga dan Lingkungan

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing

Selasa, 1 September 2026 - 14:57 WIB

Festival Olahraga Tradisional Rancasari, Kenalkan Permainan Rakyat kepada Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 13:01 WIB

Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Headline

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:44 WIB