UPI Dorong Penguatan Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Gandeng Fakultas untuk Percepatan WBK–WBBM

- Publisher

Jumat, 14 November 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sosialisasi ZI 
 di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jumat (14/11).

Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sosialisasi ZI di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jumat (14/11).

BANDUNG — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat komitmen membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Hal itu ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi ZI yang digelar di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jumat (14/11) dan dihadiri Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Auditor Madya Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek, Eko Haryanto, menyampaikan bahwa UPI berada pada tahap awal pembangunan zona integritas, yaitu pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dan pengunggahan dokumen kinerja ke aplikasi Inspirasi.

Baca Juga :  Jasa Raharja dan Universitas Bengkulu Kolaborasi Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas Kepada Generasi Milenial

“Hari ini di UPI dirasakan salah satu tahap pembangunan zona integritas, di mana teman-teman mulai mengisi lembar kerja evaluasi dan memasukkan dokumen kerja ke aplikasi Inspirasi. Dokumen inilah yang nanti akan diusulkan ke tim penilai internal, kemudian ke tim penilai nasional,” ujar Eko.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eko menjelaskan, penilaian ZI mengacu pada enam area perubahan, dengan target pemenuhan sekitar 75 poin untuk mencapai predikat WBK sebelum diajukan ke penilaian nasional.

Baca Juga :  Penyaluran BLT BBM di Jabar tak temui kendala

“Tahapnya panjang, tapi pasti berhasil kalau ada komitmen kuat. Tantangannya adalah bagaimana pimpinan hingga jajaran di bawahnya punya satu pemahaman, satu komitmen, dan kerja bareng dalam membangun sistem yang antikorupsi dan melayani masyarakat,” tutur Eko.

Ia menambahkan, di tingkat perguruan tinggi, sebagian besar kampus sudah melakukan pencanangan ZI. Pada tahun ini, sembilan satuan kerja diusulkan ke Tim Penilai Nasional (TPN), dan tiga di antaranya masih bertahan dalam proses penilaian.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 
UPI Kukuhkan 451 Guru Profesional pada Pengambilan Sumpah PPG Gelombang 2 Tahun 2025 
104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global
Wagub Jabar: Cinta Rupiah Adalah Bentuk Nyata Cinta Tanah Air
Kasus Guru SMPN 2 Subang Berakhir Damai, KDM: Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan
Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Khusus Hingga Rumah Sakit Terapung untuk Hadapi Bencana
Disdik Jabar Siap Laksanakan Larangan Siswa Bawa Kendaraan ke Sekolah
Masyarakat dan Pemerintah Angkut Bertruk-truk Sampah dari Sungai Citarum

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB