BANDUNG — Di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman pertahanan dan keamanan nasional, PT Len Industri (Persero) memperkuat perannya sebagai penggerak utama integrasi teknologi alutsista modern melalui pengembangan sistem elektronika pertahanan berbasis kemandirian nasional. Inovasi berkelanjutan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mobilitas, serta efektivitas operasi militer lintas matra.
Len fokus mengembangkan kapabilitas interoperabilitas alutsista dengan menghubungkan platform darat, laut, dan udara dalam satu sistem operasi terpadu. Melalui penguasaan teknologi C4ISR, sistem komando dan kendali, komunikasi militer terenkripsi, combat management system, serta tactical data link, Len memastikan berbagai alutsista dapat saling berkomunikasi dan bertukar data secara real-time, aman, dan andal.
Selain sistem integrasi, Len juga mengembangkan teknologi pendukung operasi militer, antara lain motor listrik taktis SPRINT untuk mobilitas senyap dan efisien di medan operasi, serta Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk misi pengintaian, pengawasan, dan dukungan pengambilan keputusan taktis. Seluruh inovasi tersebut dirancang terintegrasi dalam ekosistem pertahanan nasional guna memperkuat efektivitas operasi sekaligus kemandirian industri pertahanan dalam negeri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senior General Manager Corporate Secretary PT Len Industri (Persero), Dewanda Dwi Putera, menegaskan bahwa kontribusi Len kerap tidak terlihat secara langsung, namun bersifat krusial.
“Len mungkin tidak selalu tampak di permukaan sebuah produk, tetapi perannya sangat menentukan. Kami bekerja di balik layar sebagai ‘otak’ yang memastikan seluruh sistem dapat saling terhubung dan berfungsi optimal,” ujarnya.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















