BANDUNG — Pemain baru di industri travel dan shuttle antarkota, TRAVL, menilai peluang bisnis transportasi darat di Tanah Air masih terbuka luas. Meski hadir sebagai pendatang baru, TRAVL mengusung pengalaman panjang di industri perjalanan dan optimistis menghadapi pertumbuhan mobilitas masyarakat pada tahun depan.
Vice CEO PT Maya Gapura Intan, Ichsan T Erizananda, mengatakan industri travel terus menunjukkan tren peningkatan dari waktu ke waktu. Menurutnya, kunci utama dalam menangkap peluang tersebut adalah menjaga kualitas pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.
“Opportunity di industri travel ini masih sangat besar dan luas. Untuk tahun depan kami tetap optimistis, karena kondisi ekonomi juga semakin membaik dan perjalanan masyarakat akan semakin frequent, Yang paling penting adalah bagaimana kami fokus pada pelayanan, sehingga ketika opportunity itu datang, kami siap untuk menangkapnya.”ujar Ichsan saat peluncuran Travl di Bandung, Senin (22/12).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ichsan menambahkan, berdasarkan pengalamannya selama lebih dari dua dekade di industri transportasi, peningkatan kebutuhan perjalanan terus terjadi. Namun, persaingan yang ketat membuat kualitas layanan menjadi faktor pembeda utama antar penyedia jasa.
“Industri transportasi dari 20 tahun lalu sampai sekarang memang terus meningkat. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga pelayanan agar bisa benar-benar menangkap opportunity tersebut,” katanya.
Usung Konsep Friendly Premium
Di tengah banyaknya pemain shuttle dengan harga murah, TRAVL memilih memosisikan diri pada segmen “friendly premium”, yakni layanan dengan kenyamanan tinggi namun tetap berada di rentang harga menengah. Ichsan menegaskan, TRAVL tidak menargetkan menjadi yang termurah, melainkan memberikan nilai terbaik bagi pelanggan.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















