Transformasi dan Inovasi Bio Farma untuk Kemandirian dan Ketahanan Industri Farmasi

- Publisher

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG — Bio Farma, perusahaan Lifescience terkemuka di Indonesia,  tekankan aspek keamananserta kualitas dari vaksin nOPV2 (novel Poliomyelitis tetes tipe 2). Hal ini disampaikan oleh Acep Riza Wijayadikusumah, KepalaDivisi  Pengembangan produk life science Bio Farma dan dr. Mita Puspita, Manajer Uji Klinis Vaksin Bakteri, pada media gatheringyang dilaksanakan di Kabupaten Bandung, 22 Agustus 2024. 

Dalam presentasinya, Acep Riza menjelaskan bahwa polio, meskipun bukan penyakit baru, tetap menjadi ancaman serius bagianak-anak, terutama yang belum diimunisasi. “Polio dapatmenyebabkan kelumpuhan bahkan kematian karena merusak otot-otot pernapasan. Vaksinasi adalah satu-satunya cara efektif untukmencegah polio,” tegasnya.

Vaksin novel poliomyelitis tipe 2 (nOPV2), adalah bagian dariupaya global untuk memberantas polio. Vaksin nOPV2 ini sudahdikembangkan sejak 2014 sebagai respons terhadap kebutuhan akanvaksin yang lebih aman dan efektif dalam mencegah polio tipe 2, yang hingga tahun 1999 masih menjadi ancaman ganas di berbagaibelahan dunia. Vaksin ini sudah terbukti efektif, dengan lebih dari 1 miliar dosis yang telah didistribusikan di 35 negara. Di Indonesia sendiri, sekitar 30 juta dosis vaksin sudah digunakan oleh 15 jutaanak

Vaksin nOPV2 yang diproduksi oleh Biofarma telah melewatiserangkaian uji klinis fase 1, 2,  3 yang melibatkan lebih dari 2000 orang dari berbagai belahan dunia. nOPV2 dapat diterima denganbaik oleh berbagai kalangan, dari orang dewasa, hingga bayi dan anak-anak, termasuk bayi baru lahir

Mita Puspita, Manajer Uji Klinis Vaksin Bakterimenekankanbahwa proses pembuatan vaksin bukanlah hal yang sederhana. “Pembuatan vaksin dapat memakan waktu 7, 10 hingga 15 tahun, mulai dari pengembangan hingga uji klinis dan pengawasankeamanan. Bahkan setelah vaksin beredar, pengawasan terusdilakukan melalui post-marketing surveillance untuk memastikankeamanannya,” jelas Dr. Rini.

Indonesia melalui Biofarma, menunjukkan kemampuannya dalaminovasi dan kontribusi nyata terhadap kesehatan global. VaksinnOPV2 hasil produksi Biofarma tidak hanya digunakan di dalamnegeri, tetapi juga diekspor ke berbagai negara. 

Acara yang bertema Transformasi dan Inovasi Bio Farma untukkemandirian dan ketahanan kesehatan nasional ini, menunjukkanperan strategis Indonesia dalam memerangi polio dan penyakitlainnya, sekaligus mempromosikan standar kualitas produk yang diakui secara internasional.

Baca Juga :  Sinergi Jasa Raharja Indramayu dan RS Pertamina Balongan dalam Persiapan Implementasi Aplikasi Jr Care

Media Gathering Bio Farma tahun 2024 ini diikuti oleh sekitar 40 wartawan dari berbagai media massa di kota Bandung dan Jakarta. Sementara itu, Head of Corporate Communication Bio Farma, Iwan Setiawan dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan, media gathering ini sebagai silaturahmi dan apresiasi dari Bio Farma atas dukungan teman-teman media terhadap Bio Farma selama ini melalui pemberitaan yang positif dan empatik.

Pemberitaan yang mengedukasi publik akan pentingnya vaksinuntuk masyarakat tidak saja membuat awarenes masyarakat akankesehatan meningkat, tetapi juga sebagai modal dasar pembangunankualitas manusia Indonesia yang semakin baik ke depannya,” kata Iwan yang didampingi oleh Manager Hubungan Eksternal PT Bio Farma (Persero). Yuni Miyansari.

Dengan komitmen kuat terhadap inovasi dan kemandirian, Bio Farma terus berperan sebagai tulang punggung ketahanan kesehatannasional dan global, memastikan bahwa setiap anak di dunia memiliki akses ke vaksin yang aman, berkualitas, dan efektif.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia
KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025
KAI Daop 2 Bandung Siapkan 12.782 Tempat Duduk per Hari pada Masa Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026
Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat
104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global
West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda
Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat
Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB