Cegah Bahaya Kelistrikan, PLN Ingatkan Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Listrik

- Publisher

Kamis, 3 September 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk memperhatikan keberadaan jaringan listrik sebelum membangun maupun merenovasi rumah. Langkah ini penting dilakukan sejak tahap perencanaan untuk mencegah potensi bahaya kelistrikan, terutama apabila aktivitas pembangunan berada di dekat jaringan listrik.

Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah jarak antara bangunan, pekerja, maupun material yang digunakan dengan jaringan listrik. PLN mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik selama proses pembangunan maupun renovasi.

Baca Juga :  Mengenal DI Runway 29 Café sebagai ruang publik baru PT Dirgantara Indonesia

General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, kondisi jaringan listrik di sekitar lokasi perlu diperhatikan sebelum pekerjaan dimulai. Menurutnya, aspek keselamatan perlu menjadi bagian dari perencanaan pembangunan sejak awal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika akan membangun atau merenovasi rumah, masyarakat perlu melihat terlebih dahulu kondisi jaringan listrik di sekitar lokasi. Pastikan bangunan maupun aktivitas pekerjaan memiliki jarak aman minimal tiga meter dari jaringan. Apabila kondisinya dirasa terlalu dekat atau ada keraguan, sebaiknya koordinasikan terlebih dahulu dengan PLN,” ujar Joharifin.

Baca Juga :  KAI Commuter Wilayah II Bandung Berlakukan Jadwal Gapeka terbaru 01 Juni 2023

Kewaspadaan terutama diperlukan ketika pekerja menggunakan atau memindahkan material berukuran panjang dan dapat menghantarkan listrik, seperti besi, rangka atap, pipa, maupun tangga. Ketika diangkat atau dipindahkan, material tersebut dapat mendekati jaringan listrik tanpa disadari dan menimbulkan potensi bahaya.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing
Bio-RV, Vaksin Rotavirus Neonatal Kolaborasi Bio Farma dan MCRI, Peroleh Izin Edar BPOM RI
Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara
Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda
Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8
Mengantarkan Impian ke Tanah Suci, Adira Finance Umumkan Pemenang UMRAH untuk Sahabat 2026
Tembus 10 Juta Penumpang, KAI Commuter Wilayah Bandung Torehkan Rapor Positif di Semester I-2026
KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing

Kamis, 3 September 2026 - 12:45 WIB

Cegah Bahaya Kelistrikan, PLN Ingatkan Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Listrik

Kamis, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Bio-RV, Vaksin Rotavirus Neonatal Kolaborasi Bio Farma dan MCRI, Peroleh Izin Edar BPOM RI

Selasa, 1 September 2026 - 14:57 WIB

Festival Olahraga Tradisional Rancasari, Kenalkan Permainan Rakyat kepada Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 13:01 WIB

Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:34 WIB

KAI Commuter Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Commuter Line Walahar dan Jatiluhur Dengan Operasikan Hall Baru Stasiun Cikampek

Berita Terbaru