
Menengok kondisi Kampung Babakan Epek, Desa Sukamakmur, Bogor, Jawa didapati fakta menarik. Di desa ini banyak ditemukan anak-anak yang tidak melanjutkan sekolahnya. Mayoritas anak-anak di Desa Sukamakmur hanya sampai lulusan SMP dan orang tua mereka berprofesi sebagai petani. Secara tidak langsung, Azkia dan Lidya dengan proyek sosialnya hadir menyalakan harapan anak-anak di daerah tersebut.
Mereka bersama Human Initiative membagikan peralatan alat tulis untuk anak-anak. Tak hanya itu, mereka berdua juga mengadakan acara kelas inspirasi. Anak-anak yang mengikuti acara tersebut diberikan daun dan diminta untuk menulis harapan serta cita-citanya. Lalu daun-daun tersebut dikumpulkan dan disatukan menjadi sebuah pohon harapan.
“Di pohon harapan ini kita menemukan ada anak-anak yang bercita-cita menjadi seorang dokter, guru, Ustadzah bahkan ada yang ingin jadi Presiden. Kita tadi juga kasih beberapa materi seperti storytelling tentang semangat belajar,” tutur Lidya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proyek sosial ini merupakan salah satu program pembinaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kepada Awardee BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 2. Proyek sosial ini bertujuan untuk memperkuat portofolio pengalaman peserta didik. Proyek sosial BIM tahun ini mengusung tema besar “Dampak Mulia Bagi Masyarakat Melalui BIM.”
BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri adalah program beasiswa berbentuk program pembinaan yang diberikan guna mempersiapkan peserta didik untuk memperoleh kesempatan pendidikan S1 di luar negeri.
*Puspresnas
Halaman : 1 2


















