PMK pengaruhi produksi susu di Jabar

- Publisher

Senin, 7 November 2022 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto-Ilustrasi

Foto-Ilustrasi

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) yang menyerang sapi perah, sangat berpengaruh terhadap produksi susu sapi tersebut.

Menurutnya, infeksi yang menyerang kuku dan mulut sapi perah, sangat berpengaruh terhadap produksi susu.

“Kalau ada satu sapi perah terkena PMK, produksinya bisa turun sampai 80 persen. Jadi sangat memengaruhi suplai susu di Jabar yang kita butuhkan sehari-hari,” ujar Ridwan Kamil kepada awak media.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan dan Peternakan (DKPP) Jabar, Arifin Soedjana menyatakan, sebelum adanya wabah PMK, produksi susu Jabar mencapai 340 ton dalam sehari.

Namun akibat wabah PMK, produksi susu turun 40 ton dalam sehari dari total 76 ribu ekor sapi perah yang ada di Jabar.

“Produksi susu kita turun sekitar 40 ton per hari. Produksi satu hari itu sekitar 300 ton,” kata Arifin.

Baca Juga :  Poin-Poin Penting Kebijakan Haji 2023, Mulai Biaya sampai Masa Tinggal Jamaah

Arifin mengungkapkan kasus PMK di Jabar belum berahir. Upaya penyembuhan terhadap hewan ternak yang terpapar PMK, terus dilakukan dengan memberikan tambahan vaksinasi, vitamin, dan lainnya.

“Memberikan tambahan vitamin, obat dan vaksinasi sehingga produksi dari sapi perah ini bisa segera pulih. Jadi recovery-nya memang agak lumayan untuk sapi perah ini, perlu waktu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bey Machmudin Sampaikan Empat Pesan Penting kepada Seluruh Camat di Kabupaten Bandung Barat
Bey Machmudin Ajak Alumni Unpad Berkontribusi Bangun Jabar
Bey Machmudin Sambut Kedatangan 440 Jemaah Haji Kloter 1 di BIJB Kertajati
Dekranasda Se-Jabar Ikut Serta dalam Karya Kreatif Jawa Barat dan Pekan Kerajinan Jawa Barat 2024
Sekda Herman Suryatman Lakukan “Soft Opening” Karya Kreatif Jawa Barat dan Pekan Kerajinan Jawa Barat 2024
Bey Machmudin Usul Layanan Keimigrasian Ditambah di Kawasan Pusat Perbelanjaan
Sekda Herman Suryatman Sambut Baik Kerja Sama dengan BRIN Tangani “Stunting”
Sekda Herman Ajak Kabupaten dan Kota di Cekungan Bandung Bahu-membahu Lestarikan Sungai Citarum

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 18:19 WIB

Sekda Herman Suryatman Lakukan “Soft Opening” Karya Kreatif Jawa Barat dan Pekan Kerajinan Jawa Barat 2024

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:41 WIB

Bey Machmudin: Obligasi Daerah Tak Perlu agar Tak Membebani

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:12 WIB

Kegiatan Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ Di Samsat Indramayu dan Haurgeulis Di Bulan Sadar Pajak

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:11 WIB

Jasa Raharja Samsat Kabupaten Bandung II Dongrak Potensi Pendapatan Melalui Bulan Sadar Pajak

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:57 WIB

Kunjungi Sentra Rotan Di Majalengka, Amanda Minta Masifkan Pemasaran Digital

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:32 WIB

KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 133 Ribu Lebih Orang Periode Libur Idul Adha dan Libur Anak Sekolah

Senin, 17 Juni 2024 - 15:24 WIB

PTDI dan Masjid Raya Habiburrahman PTDI Serahkan Hewan Kurban Untuk Masyarakat

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:02 WIB

KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Operasikan 1.856 Perjalanan Commuter Line Selama Periode Libur Idul Adha dan Libur Anak Sekolah

Berita Terbaru

Pendidikan

Alamat palsu, 199 calon peserta didik gagal masuk SMA Negeri

Senin, 24 Jun 2024 - 13:14 WIB

Berita Daerah

Bey Machmudin Ajak Alumni Unpad Berkontribusi Bangun Jabar

Minggu, 23 Jun 2024 - 18:22 WIB