Disperindag Jabar Temukan Bahan Berbahaya di Pasar BTM Cicadas

- Publisher

Senin, 18 Desember 2023 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat menemukan adanya pelanggaran terkait keamanan pangan saat menggelar inspeksi ke pasar tradisional Bandung Trade Mall (BTM) Cicadas, Bandung.

Inspeksi dilakukan tim gabungan dalam rangka pengawasan dan pembinaan, perlindungan konsumen menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HKBN) Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Kadisperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan pihaknya melakukan pengawasan secara terpadu baik dengan Polda, BPOM dan Dinas Kesehatan, DKPP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengawasan pihaknya melihat dan memeriksa sejumlah sampel mulai dari daging, sayuran hingga bahan makanan.

Baca Juga :  Jasa Raharja dan Bapenda sosialisasi layanan Samsat guna tingkatkan kepatuhan Masyarakat bayar Pajak

“Alhamdulillah hasilnya untuk daging sapi tidak tercampur. Kemudian pada daging ayam tidak ada borax . Demikian juga baso negatif tidak ada borax sayuran juga negatif pestisida. Cuma ada beberapa formalin di eri Medan dan mie,” katanya kepada wartawan di Pasar BTM, Bandung, Senin (18/12/2023)

Noneng memastikan akan melayangkan surat teguran ke pasar untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Dan produk yang ditemukan zat berbahaya akan segera ditarik.

Baca Juga :  Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan DKM Waspadai Modus Baru Penempelan "QR Code" di Kotak Amal

Indag Jabar juga akan mengecek di pasar yang lain ermasuk di 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat guna memastikan adanya temuan yang sama.

“Jangan-jangan sama seperti itu supaya menjadi perhatian baik untuk produsen maupun pedagangnya untuk hati-hati dalam menjual barang tersebut,” katanya.

Dia menyebutkan bagi pedagang yang ditemukan menjual barang dagangannya mengandung zat berbahaya maka pihaknya akan melakukan teguran dan menarik barang dagangannya. “Tentu saja kami melakukan teguran dan men-take down barang dagangannya,” katanya.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Bea Cukai Jawa Barat Gencarkan Operasi “Maung Padjajaran”, Amankan Lebih dari 2 Juta Batang Rokok Ilegal
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar
Wajah Bahagia puluhan Anak Yatim di Kota Bandung dalam acara Satu Atap Berbagi
Len Dorong Interoperabilitas Alutsista Modern Dukung Ketahanan Nasional
PTDI dan Defend ID Tanam 2.080 Pohon di Taman Kehati Bandung
UPI Dorong Penguatan Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Gandeng Fakultas untuk Percepatan WBK–WBBM

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:39 WIB

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB