Angka Stunting dan Kemiskinan Kabupaten Sumedang Turun

- Publisher

Kamis, 19 Januari 2023 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG — Dalam Roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem secara virtual digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Bupati Dony Ahmad Munir menyebutkan Angka Stunting dan Kemiskinan di Kabupaten Sumedang menurun tajam.

Dikatakan Bupati, penurunan kemiskinan Kabupaten Sumedang merupakan kedua tertinggi di Jawa Barat di antara. Begitu juga dengan penurunan stunting yang turun signifikan.

“Di awal pemerintahan yakni Tahun 2018 angka stunting di Kabupaten Sumedang 32, 20 persen dan miskin ekstrem 4,99 persen. Sekarang untuk nilai stunting yakni 8,27 persen dan miskin ekstrem 3,11 persen,” ujarnya di Command Center Sumedang, Kamis (19/1).

Bupati juga menerangkan, capaian IPM Kabupaten Sumedang di Tahun 2022 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 nilai IPM-nya 71, 80 dan Tahun 2022 menjadi 72, 69. Ini melampaui target dan pertumbuhan percepatan peningkatannya di atas rata-rata Jawa Barat,” terangnya.

Begitu juga untuk kemiskinan, menurut Dony turun menjadi 10,14 setelah di tahun sebelumnya 10,71.
“Kemudian untuk angka pengangguran dari 9,18 alhamdulillah penurunan kami cukup besar menjadi 7, 72,” tuturnya.

Baca Juga :  Hewan Ternak Terpapar PMK, Segera Lapor Satgas

Dikatakan Dony, semua capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan orkestrasi semua komponen yang ada, baik di pemerintahan maupun di masyarakat sebagai modal sosial dalam pembangunan.

“Ini kami rasakan berkat cross cuting program setiap SKPD dengan pentahelixnya untuk menciptakan berbagai lompatan-lompatan dalam berbagai target pembangunan,” tuturnya.

Berita Terkait

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang
RS Paru Rotinsulu Sukses Tangani Kasus BTKV Tumor Trakea Pertama di Bandung
BioNet dan Bio Farma Tandatangani MoU Strategis untukPerluas Akses Vaksin TdaP di ASEAN
DKPP Siap Kendalikan Populasi Kucing Liar dan Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban
Jabar Komitmen Tekan Prevalensi Thalassemia
Keikutsertaan KB Jadi Syarat Penerima Bantuan Pemerintah
Cermin Berhias Pun Kini Dilengkapi Fitur AI untuk Menganalisis Masalah Kulit Wajah

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB