BioNet dan Bio Farma Tandatangani MoU Strategis untukPerluas Akses Vaksin TdaP di ASEAN

- Publisher

Rabu, 28 Mei 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — BioNet, grup biotek vaksin asal Prancis–Thailand, bersama PT Bio Farma (Persero), produsen vaksin milik negara Indonesia, telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan dan distribusi regional vaksin kombinasi TdaP (tetanus, difteri, dan pertusis rekombinanaselular).

Penandatanganan dilakukan dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia, menandai komitmen bersama dalam mempercepat akses terhadap vaksin inovatif di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi ini menggabungkan teknologi rekombinan pertusis milik BioNet dengan kapasitas produksi massal dan jangkauan kesehatan publik Bio Farma guna menjawab kebutuhan imunisasi mendesak di ASEAN.

“Kesepakatan ini mencerminkan visi bersama untuk memperluas akses terhadap vaksin generasi baru di tempat yang paling membutuhkannya, dengan menyatukan kekuatan kami, BioNet dan Bio Farma berkontribusi membangun ekosistem kesehatan regional yang tangguh dan memperkuat kapasitas ASEAN dalam menghadapi penyakit menular saat ini dan di masa depan.” ujar Philippe Guillot-Chêne, CEO BioNet Europe.

MoU ini mencakup kerja sama dalam pengembangan klinis, harmonisasi regulasi, dan strategi akses pasar. Bio Farma akan melaksanakan uji klinis dan pengajuan perizinan di Indonesia, sementara BioNet menangani di negara-negara ASEAN lainnya. Kolaborasi ini menargetkan percepatan akses vaksin inovatif dengan memangkas kesenjangan waktu masuknya vaksin dari 10–15 tahun menjadi kurang dari lima tahun.

“Melalui kolaborasi ini, kami memperkuat komitmen Indonesia dalam mewujudkan kemandirian vaksin regional dan inovasi bioteknologi,” ujar Yuliana Indriati, Direktur Pengembangan Usaha Bio Farma. “Dengan teknologi pertusis rekombinan dari BioNet dan kapasitas produksi kami, kami berharap vaksin TdaP ini dapatsegera tersedia bagi remaja, ibu hamil, dan lansia di Indonesia, serta masuk dalam program imunisasi nasional” ujarnya.

Baca Juga :  Sentra Hewan Ternak di Pangalengan dan Ciamis Jadi Prioritas Vaksin Virus PMK

Vaksin Tdap yang dikembangkan dalam kemitraan ini akan menggabungkan antigen dari kedua pihak—Td dari Bio Farma dan aP dari BioNet. Produk ini ditargetkan untuk digunakan di seluruh kawasan ASEAN, dengan potensi pasar mencapai 10–15 juta dosis per tahun senilai sekitar USD 200 juta.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi pandemi, membangun rantai pasok vaksin yang tangguh, serta mendorong pemerataan akses kesehatan di Asia Tenggara.

Langkah ini sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto, dalam Asta Cita, yaitu Mewujudkan kemandirian bangsa dalam ekonomi, pangan, dan energi, serta Meningkatkan kualitas hidup rakyat dan memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB