Penanganan Longsoran Terus Dilakukan, Daop 2 Bandung Memohon Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA

- Publisher

Sabtu, 6 Mei 2023 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. PURWAKARTA— Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan KA yang terganggu perjalanannya akibat longsoran yang terjadi di antara Stasiun Sukatani dan Stasiun Ciganea di wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Manager Humas Daop 2 Bandung Mahendro Trang Bawono menjelaskan, hujan deras yang mengguyur lokasi sejak sore hari pada Jumat (5/5) menyebabkan terjadinya gangguan di 3 titik. Gangguan yang terjadi adalah longsoran yang menutupi jalur KA pada KM 111+400, KM 111+200, dan KM111+100. Longsoran terparah terjadi pada titik terakhir, di mana tanah setinggi 3 meter dengan panjang 20 meter menutupi jalur KA sehingga tidak bisa dilewati.

Baca Juga :  Longsoran di Petak Jalan Sukatani - Ciganea, Sejumlah Perjalanan KA Terganggu

“KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan baik yang perjalanannya mengalami keterlambatan, maupun yang perjalanannya dibatalkan,” ujar Mahendro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun KA yang terganggu perjalanannya, baik itu mengalami kelambatan, direkayasa pola operasinya, maupun yang dibatalkan keberangkatannya yakni:

* KA Argo Parahyangan (KA 53) relasi Bandung – Gambir mengalami kelambatan 264 menit
* KA Argo Parahyangan (KA 42) relasi Gambir – Bandung mengalami kelambatn 295 menit
* KA Harina (KA 123) relasi Surabaya Pasar Turi – Bandung memutar lewat Cirebon – Kroya
* KA Harina (KA 125) relasi Bandung – Pasar Turi memutar lewat Kroya
* KA Serayu Malam (KA 306) relasi Pasar Senen – Purwakarta memutar lewat Cikampek – Purwokerto
* KA Serayu Malam (KA 305) Serayu Malam relasi Purwokerto – Pasar Senen memutar lewat Cirebon
* KA Cikuray (KA 7048) relasi Pasar Senen – Garut memutar lewat Purwakarta – Cikampek – Kroya
* KA Ciremai (KA 145) relasi Semarang Tawang – Bandung memutar kembali dari Cirebon – Banjar – Tasikmalaya
* KA Argo Parahyangan (KA 35) relasi Bandung – Gambir dibatalkan perjalanannya

Berita Terkait

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif
Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru
Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir
Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026
Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh
Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat
Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota
Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru