Rangkaian acara pembukaan ACFFEST 2024 dilanjutkan dengan talkshow yang dihadiri Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief, filmmaker Danial Rifky, Content Creator Andhika Bayu, dan Alumni ACFFEST sekaligus staf Biro Perekonomian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harry Ronaldi. Mereka sepakat bahwa helatan ACFFEST memungkinkan generasi muda untuk menyuarakan pesan antikorupsi melalui media film, salah satunya seperti film pendek berjudul Pelat Merah yang memotret penyalahgunaan fasilitas negara oleh penyelenggara negara.
“Ketika saya membuat film Pelat Merah saya mendapat tekanan. Filmnya agak berubah, tapi dengan segala macam risiko, saya berhasil membuat film yang sudah disaksikan tadi. Dan alhamdulillah setelah menjadi juara, tekanan itu hilang. Kami di pemerintahan sudah berani, jadi teman-teman di luar pemerintahan harusnya lebih berani. Ayo, ikuti ACFFEST 2024!” tegas Harry.
Selama 10 tahun terselenggara, ACFFEST telah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan karya-karya film antikorupsi yang berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan sineas ternama Indonesia, antara lain Gina S. Noer, Garin Nugroho, Bene Dion, Titien Wattimena, Hanung Bramantyo, Wregas Bhanteja, Kamila Andini, hingga Lucky Kuswandi, sebagai juri atau narasumber di berbagai acara ACFFEST.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gelaran ACFFEST 2024
Penyelenggaraan ACFFEST tahun ini resmi dimulai pada 30 April hingga November 2024 nanti, dengan dibagi tujuh kategori utama. Pertama, Kompetisi Nasional yang melibatkan sineas lokal dengan output film-film hasil kompetisi. Kedua, Kompetisi Sinema Aksi untuk Komunitas, sebagai inisiatif baru di ACFFEST 2024, menampilkan Pemutaran Film Antikorupsi untuk menyebarkan budaya antikorupsi kepada berbagai komunitas.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


















