“Tentunya pencapaian ini akan menjadi sejarah perkeretaapian di Indonesia di tahun 2023, dan telah membangkitkan rasa kebanggaan nasional bangsa Indonesia,” kata Didiek.
Di samping penyelesaian 2 PSN tersebut, tahun ini KAI melakukan investasi peremajaan sarana yang terbesar sepanjang sejarah KAI, dengan melakukan pengadaan sebanyak 612 kereta eksekutif dan ekonomi, 11 kereta luxury, 4 kereta panoramic, serta modernisasi kereta ekonomi menjadi Kereta Ekonomi New Generation yang semuanya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa transportasi kereta api.
Pengadaan kereta-kereta tersebut juga dilengkapi dengan pengadaan 16 trainset KRL baru yang dilakukan oleh KAI Commuter dalam rangka mendukung produksi dalam negeri. Sebagai bentuk inovasi layanan serta memberikan pengalaman baru, KAI juga segera menghadirkan kereta kompartemen dengan konsep Bima Reborn yang menawarkan pengalaman baru bagi pelangan dalam menikmati perjalanan dengan kereta api.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pelayanan tersebut juga ditunjang dengan penerapan digitalisasi, di antaranya adalah penerapan Face Recognition Boarding System di stasiun-stasiun kereta api. Inovasi-inovasi tersebut dilaksanakan tentu dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan. Untuk itu, maka perawatan sarana dan prasarana dilakukan secara optimal dan good corporate governance (GCG) untuk memastikan keandalan operasional.
“Modernisasi Balai Yasa dengan segala fasilitas perawatan sarananya (lokomotif, kereta, gerbong) serta modernisasi perawatan prasarana (jalan rel dan jembatan) dengan menghadirkan sarana Kendaraan Perawatan Jalan Rel (KPJR) baru dalam jumlah yang signifikan ditujukan untuk menunjang keselamatan operasi kereta api,” ujar Didiek.
Penulis : Adi
Editor : Dhardiana
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















