Cegah Perdagangan Manusia di Luar Negeri, Kemenlu Minta Masyarakat Lebih Hati-hati

- Publisher

Rabu, 7 Juni 2023 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Dalam rangka mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang marak terjadi, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha meminta kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming oknum trafficker atau penyalur.

“Kami mencatat, dari Kementerian Luar Negeri bahwa jumlah kasus warga negara kita yang menjadi korban perusahaan online scam meningkat sangat tinggi. Dari 2020 sampai Mei 2023 ada 2199 kasus yang terjadi di banyak negara Asia Tenggara,” ujar Judha dalam bimbingan teknis (Bimtek) penanganan WNI di luar negeri, Rabu 7 Juni 2023 lalu.

Baca Juga :  Subang Jaya Malaysia Jajaki Kerja Sama Produk UMKM Kota Bandung

Seiring dengan peningkatan kasus ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah tergiur dengan iming-iming bekerja di luar negeri tanpa prosedur yang jelas. Menawarkan pekerjaan dengan penghasilan yang besar tanpa kualifikasi khusus kata dia, sejatinya wajib dicurigai. Demikian pula dengan badan atau perorangan yang menjadi penyalur, dimana menurutnya harus diidentifikasi secara pasti akan kredibilitasnya.

“Dengan peningkatan kasus ini, tentu perlu melakukan penanganan. Terpenting melakukan pencegahan mengenai modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjadi di online scam. Berangkat ke luar negeri tidak melalui visa kerja melainkan menggunakan bebas visa kunjungan wisata. Modus itu perlu diwaspadai. Oleh karena itu kami di Kemenlu bekerjasama dengan Pemprov Jawa Barat mengadakan bimbingan teknis untuk menangani berbagai macam kasus. Kita pastikan langkah penanganannya maupun pencegahan lengkap, dari hulu ke hilir,” ucapnya.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
Dewan Pengawas PKBSI Soroti Pentingnya Konservasi dan Kesejahteraan Satwa di Bandung Zoo
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Bea Cukai Jawa Barat Gencarkan Operasi “Maung Padjajaran”, Amankan Lebih dari 2 Juta Batang Rokok Ilegal
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB