Cegah Perdagangan Manusia di Luar Negeri, Kemenlu Minta Masyarakat Lebih Hati-hati

- Publisher

Rabu, 7 Juni 2023 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judha menambahkan, bekerja ke luar negeri adalah hak seluruh WNI. Namun kata dia, harus mengikuti prosedur yang jelas agar tidak mengalami masalah ketika sudah berada di luar negeri. Terlepas dari itu kata dia, bila ada masyarakat yang telah terjebak dari penipuan online scam, dapat melakukan pengaduan di layanan yang telah disiapkan Kemenlu.

“Kami ada hotline khusus pengaduan, ada juga situs peduliwni.kemlu.go.id atau bisa melalui aplikasi safe travel,” tuturnya.

Selain itu, guna mencegah korban agar tidak terus bertambah. Pihaknya juga mendorong para korban dapat melapor oknum penyalur atau trafficker dan dia memastikan, Kemenlu siap mendampingi. Sehingga diharapkan penanganan kasus dapat berjalan lancar dan pencegahan bisa berjalan maksimal.

“Itu yang coba kita lakukan, bukan hanya selesaikan kasus. Namun akar masalahnya, trafficker. Jangan ragu melaporkan. Mereka tidak pernah memikirkan nasib orang yang diberangkatkan. Enggak usah takut, kita siap mendampingi dan kita punya LPSK,” terangnya.

Sementara Kepala Bidang Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat Hendra Kusuma Sumantri mengatakan, pemerintah provinsi terus menggencarkan sosialisasi sebagai langkah mitigasi. Dia berharap, melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat. Pencegahan TPPO dapat berjalan maksimal, terlebih jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jabar terbilang tinggi.

Baca Juga :  Jasa Raharja Jamin Seluruh Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

“Salah satunya sosialisasi yang kita lakukan di tahun ini, intensif dan itu juga kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian, Direktorat Perlindungan WNI, kemudian BP2MI melalui UPT BP3MI Jawa Barat. Alhamdulillah ada sekitar 15 lokasi yang kita akan intensifkan untuk sosialisasi tersebut. In Syaa Allah minggu depan akan kita laksanakan di Majalengka dan tentunya terus menuju beberapa kantung yang sudah disebutkan,” tutupnya.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB