Tim Asesor Eksternal Evaluasi SPBE Kota Bandung

- Publisher

Selasa, 12 September 2023 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Tim Asesor Eksternal Penilaian Interviu Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2023 memverifikasi sejumlah data terkait SPBE Kota Bandung, Selasa (12/9).

Salah satu asesor, Ferry Astika menyampaikan, peta rencana dan arsitektur SPBE Kota Bandung perlu dimatangkan kembali. Sebab peta rencana sangat berkaitan dengan arsitektur.

“Harus ada analisis gap antara existing dengan yang diinginkan. Sehingga road mapnya itu diturunkan ke peta kerja. Ini yang harus kita sepakati bersama,” jelas Ferry.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, perlu ada kejelasan dasar rujukan dari peta rencana SPBE Kota Bandung. Arsitektur dan tata rencana harus ada di satu pintu regulasi.

Baca Juga :  Jasa Raharja bersama Forum Lalu Lintas melakukan Kajian Titik Black Spot

“Itu yang ingin kami coba klarifikasi. Sebab masih campur aduk dengan regulasi tahun 2021 juga. Kemudian, perlu ada koneksitas antar OPD terkait manajemen layanan,” ungkapnya.

Atas hal itu, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, basis data menjadi salah satu kunci untuk memperbaiki peta rencana dan arsitektur SPBE Kota Bandung.

“Hal yang krusial itu basis data. Harus jelas dan seragam digunakan sebagai acuan kita membuat peta rencana. Sebab itu merupakan kunci dari program SPBE ini,” ucap Ema.

Baca Juga :  PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam menghadapi Operasi Ketupat Lodaya 2023

Ia menambahkan, dari tahun ke tahun SPBE Kota Bandung memperoleh skor yang terus meningkat. Tahun 2019, Kota Bandung mendapatkan skor 3,11. Lalu, tahun 2020 mendapatkan skor 3,71.

“Tahun 2021 memang sempat mengalami penurunan karena ada indikator berubah dan kami perlu ada proses adaptasi. Kami dapat skor 3,19. Lalu tahun 2022 mendapatkan skor 3,61,” jelasnya.

Penulis : Apun

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB