Sekda yang sedang melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat 1 menjadikan platform tersebut sebagai proyek perubahannya dengan mengambil tema “Indonesia Digital Services Living Lab”.
“Jadi di suatu sisi melaksanakan tugas dari Bupati, keduanya memang tugas saya di Kampus LAN RI,” ucapnya.
Sekda mengatakan, pihaknya telah melaksanakan konsultasi ke Kemendagri, PAN RB, Wantiknas dan Kementerian Kominfo dalam implementasi Indonesia Digital Services Living Lab tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi ini sekarang milik bersama. Gagasannya, inisiasinya dari Sumedang. Paling tidak sekarang 62 kabupaten/kota yang gabung dalam platform yang menjadi binaan dari Kemendagri dan KemenPAN RB ini,” kata Sekda.
Diterangkan Sekda, sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kali pertemuan dengan 62 kabupaten/kota.
“Pertama di Jakarta dan itu difasilitasi Kemendagri. Yang hadir para Sekda dan Kadiskominfo untuk bicara bersama menyatukan persepsi tentang Indonesia Digital Services Living Lab ini. Pertemuan kedua diikuti para Kepala Bidang Informatika dan Operator Kabupaten/Kota di Puri Khatulistiwa Jatinangor,” terangnya.
Rencananya akan ada pertemuan ketiga bertempat di Kampus UID Bali dan dihadiri Bupati/Walikota pada Tanggal 21 November 2022 dan akan dibuka oleh Mendagri RI.
“Para kepala daerah akan kumpul di Bali menyamakan persepsi untuk membangun komitmen sehingga dalam waktu tidak terlalu lama 62 kabupaten/kota ini akan meningkat SPBE-nya seperti Sumedang. Sekarang Sumedang SPBE nya 3,52 dan itu terdepan di Indonesia,” ucap Sekda.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















