Adapun area publik yang akan juga hadir di Gedung ini diantaranya minimarket, cafetaria, foodcourt, sleep hub untuk pengunjung, ATM center, ruang tunggu dan mushola outdoor serta healing garden.
Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. I Gusti Lanang Suartana Putra, MM, MARS., dalam sambutannya menjelaskan, pembangunan gedung ini merupakan program prioritas pemerintah dengan tujuan untuk mendukung penurunan angka kematian ibu dan anak di Indonesia melalui peningkatan ketersediaan, aksesibilitas, kualitas pemberian pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Hadirnya Gedung Pusat Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RSHS dilengkapi dengan sumber daya manusia yang berkualitas, mumpuni dan andal dari RSHS sehingga diharapkan dapat menjadi daya ungkit yang besar bagi penurunan angka kematian ibu di Jawa Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Target kami pembangunan ini akan selesai pada 2024, namun akan kami upayakan agar segera selesai sehingga dapat sehingga secara tidak langsung kita bisa cepet menekan angka kematian ibu dan anak di Indonesia,” Ungkapnya.
Senada dengan dr. Lanang, Sekretaris Daerah Prov. Jawa Barat, Ir. Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan dukungannya terhadap upaya perbaikan layanan kesehatan untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu dan anak di Jawa Barat.
“Atas nama Provinsi Jawa Barat kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan telah memilih RSHS yang berada di Jawa Barat untuk mendapatkan pembiayaan dari IsDB ini, tentunya setelah gedung ini selesai nanti, kami mengharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terutama untuk Ibu dan Anak di Jawa Barat. Angka kematian Ibu dan Anak tahun 2020 -2022 memang meningkat namun di Jabar ada sedikit penurunan, namun dikarenakan jumlah masyarakatnya banyak, sehingga kontribusi Jawa Barat terhadap angka nasional cukup tinggi. Mudah-mudahan dengan adanya gedung ini nanti, pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak menjadi lebih baik,” Terang Setiawan.
Halaman : 1 2


















