Program Sekolah Penggerak Diyakini Tingkatkan Mutu Pendidikan di Jawa Barat

- Publisher

Selasa, 30 Mei 2023 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. GARUT – Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat Sri Wahyuningsih merasa bersyukur, karena tanah Tatar Pasundan ditunjuk menjadi salah satu penyelenggara Program Sekolah Penggerak (PSP) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dia meyakini, program kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Terutama dalam bidang literasi, numerasi dan karakter siswa. PSP yang sejatinya telah berjalan sejak 2021 silam di 27 kota/kabupaten ini kata Sri, sudah berjalan di 1.852 sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA, baik negeri maupun swasta.

Baca Juga :  Ridwan Kamil : Jemput Ekonomi Baru Lewat Teknologi

“Melalui PSP, sekolah-sekolah penggerak didorong untuk mampu meningkatkan mutu pendidikan mereka selama tiga tahun ajaran. Upaya ini dilakukan dengan cara meningkatkan kompetensi pembelajaran guru dan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah dan siswa. Setelah tiga tahun, pemerintah daerah diharapkan mengalokasikan anggaran dan kebijakan, untuk mempercepat pertukaran pembelajaran antar sekolah penggerak,” ujarnya dalam Forum Pemangku Kepentingan (FPK) di Garut belum lama ini.

Sementara di sisi lain Sri menyampaikan, dalam mendukung PSP agar berjalan maksimal. Pihaknya turut melakukan FPK di beberapa daerah se-Jawa Barat, selain Kabupaten Garut dan Bandung Barat. Yakni di Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, dan Kota Sukabumi.

Kemudian dilanjutkan pada 7 Juni mendatang di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bandung dan Kota Depok. Dia berharap, melalui kegiatan ini dapat mengakselerasi PSP di Jawa Barat.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Dewan Pengawas PKBSI Soroti Pentingnya Konservasi dan Kesejahteraan Satwa di Bandung Zoo
Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
Anggaran KIP Meningkat, UPI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik dan Pembinaan Mahasiswa
UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang
Len – BSSN Selaraskan Strategi Keamanan Siber Nasional

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB