PLN Selesaikan “Energize” Stasiun Kereta Cepat di Karawang

- Publisher

Selasa, 16 Mei 2023 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. KARAWANGPT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar) berhasil melakukan energize atau penyalaan pasang baru listrik Kereta Cepat di Stasiun Karawang (12/05).

Susiana Mutia, General Manager PLN UID Jabar mengatakan penyelesaian ini untuk mendukung percepatan penyediaan Proyek Strategis Nasonal (PSN) Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

“Kami berkomitmen penuh mendukung Proyek Strategis Nasional ini. Selain berpotensi meningkatkan perekonomian, proyek ini juga mendukung pencapaian Net Zero Emission tahun 2060 melalui moda transportasi massal listrik,” kata Susi.

Manajer PLN UP3 Karawang, Imam Ahmadi menjelaskan listrik Stasiun Kereta Cepat Karawang dipasok dari dua Gardu Induk (GI) yaitu GI Mekarsari dan GI Transheksa. Untuk menyambung listrik di stasiun tersebut, PLN membangun jaringan kabel dari GI Mekarsari ke stasiun sepanjang 4,1 kilometer sirkuit (kms) dan dari GI Tsansheksa ke stasiun sepanjang 6,38 kms.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya kami termasuk personil seperti tim ULP Prima Karawang dan tim PDKB agar energize stasiun kereta cepat ini segera rampung. Kedepannya, daya listrik sebesar 2 kali 3.465 KVA ini akan digunakan untuk operasional stasiun kereta cepat yang berlokasi di Karawang,” terang Imam.

Baca Juga :  Survei Kesiapan Nataru: Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan Stakeholder Terkait Matangkan Rekayasa Lalu Lintas di Jawa Tengah

Imam mengatakan, stasiun Karawang menggunakan Tarif Layanan Khusus KCJB (LB3). Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) menggunakan Penerangan Sementara (PS) selama masa konstruksi di site KCJB Stasiun Karawang.

Susiana menjelaskan ada 3 stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung yang berlokasi di wilayah kerja PLN UID Jabar yaitu Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar dan seluruhnya menggunakan listrik PLN.

Editor : Dhardiana

Sumber Berita : Humas PLN

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45
Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional
UPI Bebaskan UKT sebagai Apresiasi kepada Mahasiswa Peraih Medali di SEA Games 2025 Thailand
Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif
Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru
Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir
Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026
Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:31 WIB

KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:36 WIB

Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Berita Terbaru