BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi menetapkan Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A. sebagai Rektor terpilih masa bakti 2025–2030 dalam Sidang Pleno Khusus Majelis Wali Amanat (MWA) yang digelar pada Kamis, 15 Mei 2025. Sidang yang berlangsung secara luring ini menjadi penanda babak akhir dari rangkaian panjang proses pemilihan rektor UPI.
Sidang dipimpin langsung oleh Ketua MWA, Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, dan dihadiri oleh seluruh anggota MWA, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., serta sejumlah tokoh masyarakat dan sivitas akademika UPI. Masyarakat luas dapat menyaksikan langsung jalannya sidang melalui kanal YouTube TV UPI Digital.
Dalam pemungutan suara yang dilakukan secara langsung, Prof. Didi Sukyadi meraih dukungan mayoritas dari 28 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yaitu Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., dan Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua MWA dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam seluruh tahapan pemilihan. “Setiap tahapan telah kita lalui dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Values for Value, Full Commitment, dan No Conspiracy,” ujarnya.
Prof. Didi Sukyadi sebelumnya dikenal sebagai akademisi senior yang aktif dalam pengembangan pendidikan bahasa dan kebudayaan. Dalam paparannya di hadapan MWA, ia menekankan pentingnya penanaman spiritualisme dan penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari strategi pengembangan karakter mahasiswa. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membawa UPI menjadi universitas kelas dunia yang berbasis pada nilai-nilai lokal.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















