Pemkab Garut vaksinasi PMK dosis kedua untuk ternak sapi

- Publisher

Selasa, 22 November 2022 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Jawa Barat kembali melanjutkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) dosis kedua bagi sapi sebagai langkah antisipasi penyebaran wabah PMK yang selama ini masih terjadi.

“Vaksin kesatu sudah hampir selesai, sekarang sudah mulai vaksinasi kedua untuk penanganan PMK,” kata Kepala Diskanak Kabupaten Garut Sofyan Yani di Garut, Kamis.

Ia menuturkan tim kesehatan hewan dari Diskanak Garut masih terus bergerak ke lapangan memeriksa kondisi kesehatan ternak sapi, maupun jenis lainnya seperti kerbau, kambing dan domba untuk mendeteksi terjangkit PMK atau tidak.

Selain itu, lanjut dia, petugas juga melakukan vaksinasi dosis kesatu dengan target 2.500 ekor, selanjutnya melakukan vaksinasi kedua dengan target sesuai kuota 2.500 dosis vaksin.

“Vaksin kesatu sudah hampir selesai 12.500, selanjutnya vaksin kedua 12.500, sekarang sudah berjalan dosis kedua paling di dua ribuan,” katanya.

Ia menyampaikan kasus PMK tersebar di 25 kecamatan dari 42 kecamatan di Garut dengan jumlah kasus aktif yang sedang proses pengobatan sebanyak 6.229 ekor terdiri dari domba 95 ekor, kambing 4 ekor, kerbau 318 ekor, sapi potong 2.672 ekor, dan sapi perah 3.140 ekor.

Baca Juga :  Ridwan Kamil dan Luhut Binsar Ujicoba KCJB, Begini Sensasinya...

Menurut dia kasus PMK saat ini sudah terkendali tidak seperti awal ditemukannya wabah PMK kasusnya cukup tinggi dan banyak yang mati.

“Sekarang sudah ada vaksin jadi cukup terhambat penyebaran PMKnya, bisa jadi nanti setelah vaksin kedua ternak akan semakin kuat, dan tidak mudah terserang PMK,” katanya.

Berita Terkait

Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Mulai Hari Ini, ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar
Disebut sebagai Content Creator, KDM Klaim Pilih Fokus Bangun Jabar
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB