Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini

- Publisher

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Motiva Consulting Surabaya, Sovia Sahid, M.Psi., Psikolog memberikan parenting class di Hotel Shakti, Bandung, Sabtu (18/4).

Founder Motiva Consulting Surabaya, Sovia Sahid, M.Psi., Psikolog memberikan parenting class di Hotel Shakti, Bandung, Sabtu (18/4).

“Ke depan, banyak pekerjaan akan tergantikan oleh AI. Tapi akhlak, empati, dan karakter tidak bisa digantikan. Itu yang justru menjadi kekuatan manusia,” jelasnya.

Ia mengutip pandangan Daniel Goleman yang menyebutkan bahwa sekitar 80 persen keberhasilan seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosional dan karakter, sementara kecerdasan intelektual hanya berkontribusi sekitar 20 persen.

Selain itu, masa usia dini disebut sebagai periode emas pembentukan karakter. Pada usia 0 hingga 8 tahun, perkembangan otak anak sangat pesat, dengan terbentuknya triliunan sinaps yang menjadi dasar kemampuan belajar dan perilaku.

“Di usia dini, pembiasaan akhlak sangat efektif. Kalau tidak distimulasi, koneksi otak bisa berkurang. Maka penting menanamkan nilai sejak awal,” ujarnya.

Sovia juga mengingatkan bahwa setiap anak lahir dalam keadaan fitrah atau suci dengan potensi kebaikan. Namun, pengalaman hidup, lingkungan, dan pola asuh dapat memengaruhi perkembangan karakter tersebut.

Ia menjelaskan konsep “gunung es diri”, di mana perilaku negatif anak sering kali merupakan hasil dari pengalaman tidak menyenangkan, seperti kurangnya dukungan emosional atau pola asuh yang kurang tepat.

Baca Juga :  Bertahan Kala Pandemi COVID-19, Dapur All Siap Ekspansi Mancanegara

Karena itu, ia menekankan pentingnya orang tua untuk terlebih dahulu mampu mengelola emosi diri sebelum mendidik anak.

“Kalau orang tua tidak bisa mengasuh dirinya sendiri, akan sulit mengasuh anak. Parenting itu dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.

Dalam praktiknya, Sovia juga menyoroti pentingnya memberikan respons positif terhadap perilaku anak. Misalnya, ketika anak jujur mengakui kesalahan, orang tua sebaiknya mengapresiasi kejujuran tersebut, bukan justru memarahi.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Rektor UPI minta lulusan kuasai soft skill hadapi perubahan dunia kerja
1.000 Bapak Sajikan Sarapan Untuk Istri, Tercatat Rekor Muri Di Bandung
XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste ke ITB
Ketika Anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi bagi Keluarga dan Lingkungan
Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing
Cegah Bahaya Kelistrikan, PLN Ingatkan Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Listrik
Festival Olahraga Tradisional Rancasari, Kenalkan Permainan Rakyat kepada Generasi Muda
Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Rektor UPI minta lulusan kuasai soft skill hadapi perubahan dunia kerja

Minggu, 27 September 2026 - 15:29 WIB

1.000 Bapak Sajikan Sarapan Untuk Istri, Tercatat Rekor Muri Di Bandung

Minggu, 27 September 2026 - 13:44 WIB

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Jumat, 11 September 2026 - 06:59 WIB

Ketika Anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi bagi Keluarga dan Lingkungan

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing

Selasa, 1 September 2026 - 14:57 WIB

Festival Olahraga Tradisional Rancasari, Kenalkan Permainan Rakyat kepada Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 13:01 WIB

Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Headline

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:44 WIB