“Itu yang menjadi peran para santri dari dulu sampai sekarang,” ungkapnya.
Selain itu, Uu menyampaikan bahwa santri adalah sebuah komunitas yang sangat bersejarah dan berjasa terhadap bangsa dan negara.
“Bukan hanya di saat memperjuangkan kemerdekaan, tapi juga dalam mengisi kemerdekaan. Terutama dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Uu, santri saat ini sedang “booming” sehingga lahir Undang-undang pesantren dan lahir Hari Santri.
“Oleh karena itu, dengan kenyataan semacam ini merupakan kebanggan bagi komunitas kami,” ucap Uu.
Uu berharap kebanggan tersebut harus memicu santri-santri untuk lebih memahami terhadap nilai-nilai agama dan ajaran Islam.
“Saya berharap dengan kebanggan ini harus memicu para santri untuk lebih memahami nilai-nilai agama dan nilai-nilai ajaran islam. Jangan sampai santri tapi tidak bisa baca kitab atau tidak memiliki akhlak dan moral yang baik,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PWNU Jawa Barat yang telah menunjuk Sumedang sebagai tuan rumah peringatan HSN tingkat Jawa Barat.
“Tentunya dengan peringatan yang mengambil tempat di Sumedang akan semakin memotivasi para santri di Sumedang untuk terus belajar dan bekerja dengan keras dan mempersembahkan yang terbaik bagi agama, bangsa dan negeri ini,” ucap Bupati.
Dikatakan Bupati, santri telah hadir menjadi bagian dari solusi di tengah-tengah masyarakat yang memberi pembinaan pada umat dan memberikan pencerahan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















