“NasDem belum mampu mengapitalisasi efek yang dimiliki Anies. Nasdem hasil survei yang dipilih Gen Y dan Z itu sebesar 5,6 persen. Jadi, publik belum melihat asosiasi Anies dengan NasDem. Sedangkan Golkar persentasenya sebesar 8,1 persen. Tapi, untuk PAN cukup bagus 5,4 persen di Kota Bandung. Pemilih muda sudah mulai melirik PAN, karena branding marketing yang dilakukan PAN belakangan ini,” ujarnya.
Melesatnya elektabilitas PAN sambung dia, tidak lepas dari optimalisasi sosial media yang mereka lakukan. Sehingga mampu menggiring keterarikan Gen Y dan Z Kota Bandung.
“Salah satunya lewat viralnya lagu PAN di tiktok yang viewersnya jutaan. Jadi, marketing politik media sosial efektif untuk menggaet pemilih muda,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Situasi ini dapat berubah bila parpol mampu memaksimalkan media sosial untuk mendongkrak elektabilitas mereka, mengingat saat ini anak muda cenderung banyak menghabiskan waktu dengan gadget mereka kata Fahmy.
“Anak muda Bandung itu sebanyak 73,1 persen mengakses internet dan 25,8 persen menonton televisi, sedangkan 95,8 persen menggunakan media sosial. Paling banyak anak muda Bandung menggunakan medsos itu, antara lain whatsapp, instagram, tiktok, dan Youtube, sehingga situasi ini harus dimaksimalkan partai-partai untuk melakukan kampanye melalui medsos,” pungkasnya.
Penulis : Ton
Editor : Maura Dzakiya


















