“Masalah kita secara global saat ini terjadi
global warming. Ini akan berdampak pada perubahan iklim. Contohnya banjir, longsor, dan lainnya yang akan berdampak pada ketahanan kita. Itulah masalah kita secara global,” tururnya.
Selanjutnya masalah internal yang ada di Kabupaten Sumedang salah satunya adalah bidang pertanian.
“Mulai dari rendahnya regenerasi petani sangat lambat dan kita kurang fokus. Lalu rendahnya SDM petani, keterbatasan lahan, serta kualitas lahan yang berkurang,” ungkap Bupati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut Bupati mengatakan, para Kepala SKPD dan Camat harus hadir serta bisa menunjukkan bahwa kantor SKPD-nya menjadi percontohan.
“Kantor SKPD, kecamatan dan desa harus menjadi percontohan untuk masyarakat. Jadi harus ada role modelnya,” pintanya.
Terkait masalah keterbatasan pupuk, Bupati berharap program Gerakan Teras Hejo menjadi salah satu cara untuk memandirikan masyarakat.
“Jadi jangan bergantung terus ke luar negeri. Kembangkan pupuk-pupuk organik yang sering dilakukan oleh masyarakat kita. Konsolidasikan tempat-tempat yang sudah berinisiatif dan berinovasi mengembangkan pupuk organik,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang Sajidin mengatakan, pangan merupakan kebutuhan utama manusia selain air dan energi.
“Terjadinya perang Ukraina-Rusia dan pelemahan ekonomi sangat berdampak pada pangan. Bahkan Rusia menghentikan pasokan bahan baku pupuk yang memacu inflasi,” terangnya.
Sajidin juga menyebutkan, pangan merupakan komoditas yang rentan dengan inflasi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















