Bobotoh Boikot Laga Kandang Persib, Ini Saran Ridwan Kamil Untuk PT PBB

- Publisher

Jumat, 14 Juli 2023 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencoba olah raga golf di KBB, Sabtu (17/09).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencoba olah raga golf di KBB, Sabtu (17/09).

BANDUNG, Bobotoh terang-terangan enggan meramaikan laga kandang Persib Bandung kontra Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jumat 14 Juli 2023, lantaran kecewa dengan rumitnya sistem tiket yang dilakukan oleh manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Pemboikotan ini juga lantaran bobotoh merasa kecewa, karena banyak kebijakan manajemen PT PBB yang dinilai merugikan. Baik mengenai harga, maupun fasilitas stadion bagi penonton yang belum layak.

Menyikapi dinamika ini, Gubernur Ridwan Kamil menyarankan agar manajemen PT PBB dan bobotoh untuk duduk bersama, melakukan diskusi untuk merampungkan polemik ini. Sebab dia meyakini, dengan adanya komunikasi setiap persoalan pasti akan dapat diselesaikan.

“Tinggal diobrolkan saja, apa harganya kemahalan. Apa cara membelinya rumit. Tapi apapun (masalahnya), saran saya manajemen Persib komunikasi saja. Ini mah masalah komunikasi saja menurut saya. Jadi sering-sering aja ngobrol, bertemu selesaikan. In Syaa Allah beres,” ujarnya di Gedung Sate, Jumat sore.

Baca Juga :  Jasa Raharja Karawang Bersama Mitra Survei Jalur Mudik Lebaran Untuk Operasi Ketupat Lodaya 2025

Disinggung terkait penerapan tiket online, Emil menuturkan bahwa di era digital saat ini memang sudah seharusnya pola tersebut dilakukan, guna mempermudah pembelian dan pendataan. Menurutnya, persoalan yang terjadi bukan disebabkan oleh mekanisme penjualan tiket. Dia memprediksi, yang dipermasalahkan oleh bobotoh ada dua kemungkinan yaitu dijual terlalu mahal atau susah didapat.

“Menurut saya sudah benar. Sudah zaman online. Pasti keberatannya bukan di online. Biasanya sudah online, tapi hese (susah didapat tiketnya) atau dianggap mahal,” nilanya.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Mulai Hari Ini, ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 16:55 WIB

Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:04 WIB

Tingkatkan Layanan, Commuter Line Bandung Raya Diperpanjang Hingga Cicalengka Per 1 Februari 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:31 WIB

KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:36 WIB

Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh

Berita Terbaru