Begini Kata Pj Gubernur Jabar, Antisipasi Dampak Kekeringan

- Publisher

Senin, 11 September 2023 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

net

net

Begini Kata Pj Gubernur Jabar, Antisipasi Dampak Kekeringan

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengaku sudah memiliki langkah, guna mengantisipasi dampak kekeringan seiring dengan adanya musim kemarau yang terjadi saat ini.

Dia mengatakan, menjamin ketersediaan pangan menjadi fokus utama Pemprov Jabar terkait kekeringan yang terjadi. Sebab dikhawatirkan akan berdampak lebih luas terhadap masyarakat, selain tentunya kelangkaan ketersediaan air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk salah satunya kala melakukan peninjauan penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk bantuan beras dan bantuan penanganan stunting, mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kantor Bulog, Darmaga, Kabupaten Bogor, Senin 11 September 2023.

Baca Juga :  Jasa Raharja Sukabumi Teken Kerja Sama denganPO Bhineka Sangkuriang untuk TingkatkanKepastian Penjaminan Korban Kecelakaan

“Dari Pemprov tentu kita maksimalkan. Seperti tadi pagi kita lakukan, pertama cek ketersediaan pangan di seluruh kota/kabupaten bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Itu harus dijaga betul, jangan sampai terjadi kelangkaan. Itu yang paling penting kita jaga (dalam kondisi kekeringan),” ujarnya usai melakukan pertemuan bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat Kota Bogor.

Baca Juga :  Jasa Raharja bersama Forum Lalu Lintas melakukan Kajian Titik Black Spot

Tidak hanya itu, dia juga turut mendorong agar masyarakat dapat membantu pemerintah dalam mengurangi pencemaran udara yang kini tengah menghantui dan memberi dampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

Dia berharap, sikap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam melakukan penegakan disiplin dapat ditiru oleh pemerintah kota/kabupaten lainnya, guna mencegah polusi udara. Termasuk salah satunya melakukan transisi dari penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik, serta memanfaatkan kendaraan umum.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Mulai Hari Ini, ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru