“Partai Golkar, partai tengah. Sangat modern, jadi cocok buat kita-kita yang semangat eksistensinya datang dari prestasi dan dari kerja,” bebernya.
Sedangkan mengenai desas-desus keputusan mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang cabut dari Partai Golkar, Emil kembali menegaskan hal tersebut adalah hak masing-masing. Tetapi yang pasti dia akan selalu mendoakan hal baik bagi anggota DPR RI ini.
“Politik hak pribadi, hak beliau untuk berpindah. Setiap zaman mungkin ada plus-minusnya. Saya doakan sukses yang penting mencintai ke-Indonesiaan, mencintai pelayanan publik,” tutupnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Mahira Dzikra
Editor : Maura Dzakiya


















