Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

- Publisher

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Penumpang di Stasiun Bandung.

Ratusan Penumpang di Stasiun Bandung.

BANDUNG – Menjelang malam pergantian tahun menuju 2026, volume pengguna Commuter Line di Wilayah II Bandung menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. KAI Commuter mencatat, pada Sabtu (27/12) kemarin, total pengguna yang dilayani menembus angka 75.349 orang. Jumlah ini melonjak tajam, jauh melampaui rata-rata pengguna harian normal bahkan melebihi proyeksi kapasitas angkut yang telah ditetapkan sebelumnya

Berkaca pada realisasi volume pengguna yang telah menembus angka 75.000 orang, KAI Commuter memproyeksikan tren peningkatan ini masih akan terus berlanjut. Pengguna diprediksi hingga momen malam pergantian tahun pada 31 Desember 2025, dan berlanjut hingga masa libur awal tahun baru, 1 Januari 2026.

Baca Juga :  Bogor Butuh 20 Ribu Dosis Vaksin Untuk Tuntaskan PMK

Secara kumulatif selama masa Posko Nataru berlangsung, KAI Commuter Wilayah II Bandung telah melayani total 668.849 pengguna. Tingginya pergerakan masyarakat ini terpusat di stasiun-stasiun strategis. Stasiun Bandung menjadi sentral mobilisasi utama dengan volume tertinggi mencapai 125.542 pengguna, disusul oleh Stasiun Cikarang (sebagai pintu gerbang mobilisasi dari arah barat/Walahar) sebanyak 102.862 pengguna, dan Stasiun Cicalengka sebagai pusat pergerakan warga Bandung Timur sebanyak 90.167 pengguna

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa pola pergerakan ini didominasi oleh pengguna musiman dan keluarga yang hendak berwisata. “Kami memproyeksikan kenaikan volume pengguna sebesar 10% hingga 15% pada puncak malam tahun baru dibandingkan hari kerja biasa. Titik konsentrasi massa di Bandung Raya diprediksi akan terjadi di stasiun-stasiun menuju pusat keramaian dan wisata kota, seperti Stasiun Bandung dan Stasiun Cicalengka,” jelas Karina,” jelas Karina Amanda.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif
Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru
Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir
Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh
Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat
Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota
Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026
Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru