Sebagai hasil akhir, masing-masing peserta memproduksi satu karya fesyen unggulan yang dipresentasikan dan ditampilkan dalam fashion show Go Global with Style. Karya-karya tersebut mendapat sambutan positif dan sebagian besar berhasil terjual, menjadi indikator awal penerimaan pasar terhadap produk UMKM Jawa Barat.
Ketua Dewan Pengurus Pusat Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Khairul Mahalili, turut mengapresiasi inisiatif ini. Ia menekankan pentingnya transformasi pendekatan dari Focus Group Discussion (FGD) menjadi Focus Group Action (FGA) untuk mendorong UMKM agar benar-benar mampu menembus pasar ekspor. “Saatnya UMKM daerah menunjukkan kelasnya di panggung dunia,” ujarnya.
Senada, Kepala Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan 10.000 produk UMKM lokal dapat on boarding ke pasar digital. Selain itu, gerakan go green dan transformasi digital juga menjadi fokus utama dalam menciptakan UMKM yang tidak hanya naik kelas, tetapi juga berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Jawa Barat menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan etalase produk UMKM yang “CETAR” — Cerdas, Tangguh, dan Berdaya Saing Global. Ini merupakan langkah konkret dalam membangun UMKM fesyen yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di kancah internasional.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2


















