Tersangka P.S. alias Perong Sangkal Tuduhan Pembunuhan dan Pemerkosaan Vina Cirebon

- Publisher

Minggu, 26 Mei 2024 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Tersangka P.S. alias Perong, yang diduga menjadi otak pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon, menyangkal tuduhan yang diajukan oleh aparat kepolisian Ditreskrimum Polda Jawa Barat saat rilis berlangsung di Mapolda Jabar, Bandung, Minggu (26/5).

” Tidak!, Saya tidak melakukan pembunuhan. saya berani mati, saya rela mati, saya rela syahid” ujar P.S.

Tersangka P.S., yang telah bekerja sebagai kuli bangunan selama 8 tahun, berteriak dan menyangkal bahwa dirinya terlibat dalam pembunuhan yang terjadi pada 27 Agustus 2016 silam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

P.S. merupakan tersangka terakhir yang ditetapkan oleh Ditreskrimum Polda Jawa Barat dari total 9 pelaku penganiayaan dan pemerkosaan yang menghilangkan nyawa dua orang, yakni Vina dan kekasihnya Muhammad Rizky alias Eky.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Luncurkan Sekoper Cinta di 80 Desa

Sementara, menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan saksi kunci, tersangka P.S., yang ditangkap pada Selasa malam di Kota Bandung, merupakan pelaku utama.

”Dari keterangan saksi kunci, P.S. alias Perong mengajak rekan tersangka lainya untuk melakukan pelemparan karena memiliki masalah terhadap korban” Ujarnya.

Surawan juga menuturkan bahwa dari 11 orang yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka, kini hanya 9 orang yang termasuk P.S. sebagai otaknya. Dua tersangka lainnya, yang sebelumnya buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), telah dicabut statusnya.

Baca Juga :  Pangdam 3 Siliwangi gelar HUT ke-77 TNi di Stadion Siliwangi

“perlu saya tegaskan rekan-rekan bahwa tersangka bukan 11 tapi 9 sehingga dpo ada satu untuk itulah kami meyakinkan bahwa 5 keterangan berbeda dari tersngka itu ada yang menerangkan tiga ada lagi tiga menrangkan nama berbeda ada yang menerangkan lima ada yang menrangkan satu setelah melakukan penyidikan mendalam ternyata dua nama yang diaebutkan selama ini hanya asal sebut” ungkapnya.

Surawan menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anak atau keluarga pejabat dalam kasus ini.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Bio Farma Group Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Barat
UPI Dorong Penguatan Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Gandeng Fakultas untuk Percepatan WBK–WBBM
104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global
Kasus Guru SMPN 2 Subang Berakhir Damai, KDM: Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan
Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Khusus Hingga Rumah Sakit Terapung untuk Hadapi Bencana
Gubernur Jabar dan Kejati Jabar Sepakat Terapkan Hukuman Sosial untuk Pelaku Tindak Pidana di Bawah Lima Tahun
Disdik Jabar Siap Laksanakan Larangan Siswa Bawa Kendaraan ke Sekolah
Masyarakat dan Pemerintah Angkut Bertruk-truk Sampah dari Sungai Citarum

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB