Shin Tae-yong ancam mundur jika Ketua PSSI mundur?

- Publisher

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Nama Shin Tae-yong menjadi trending topic di media sosial setelah ia mengancam akan mundur dari posisi pelatih timnas Indonesia jika Ketua PSSI mundur.

Reaksi netizen terbelah antara pro dan kontra soal pernyataan tersebut. Shin Tae-yong jadi pembicaraan lantaran mengeluarkan pernyataan di media sosialnya yang menyatakan bahwa ia harus mundur jika Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan turun dari jabatannya.

Coach STY menyatakan bahwa semua di PSSI bekerja dalam satu tim. Itu sebabnya ia juga merasa harus mundur dari jabatan pelatih timnas Indonesia jika Ketum PSSI mundur, sebagai bentuk tanggung jawab federasi sebagai tim.

Lantas, media sosial diramaikan oleh respons netizen mengenai pernyataan Coach STY ini, nama Shin Tae-yong pun menjadi trending topic terutama di Twitter.

Dukungan untuk sosok Shin Tae-yong yang belakangan ini jadi pujaan para pencinta sepak bola Indonesia, dengan cepat tak lagi bulat karena netizen terpecah menjadi pihak yang mendukung maupun kontra.

Muncul tagar #STYOut di media sosial yang juga menjadi trending topic, mengisyaratkan jika netizen ingin STY mundur dari timnas Indonesia. Pernyataan pelatih asal Korea tersebut yang berkoalisi dengan Ketum PSSI dianggap tidak menghormati ratusan korban Tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga :  Relawan Bakti BUMN: Bakti PTDI Bagi Jembrana, Bali

Pihak-pihak tersebut kecewa karena STY seakan pasang badan untuk melindungi Ketum PSSI saat sang ketua diminta mundur sebagai pertanggungjawaban atas tragedi kedua terburuk sepanjang sejarah sepak bola dunia tersebut.

Netizen menilai bahwa mempertahankan seorang pelatih seperti STY tidak sebanding dengan nyawa korban yang berjatuhan, walaupun STY sudah membuat revolusi bersama timnas Indonesia sekali pun. Bahkan, netizen Indonesia menyebut nama Thomas Tuchel, yang masih menganggur usai dipecat Chelsea, untuk menjadi pengganti pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Berita Terkait

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar
Wajah Bahagia puluhan Anak Yatim di Kota Bandung dalam acara Satu Atap Berbagi
Len Dorong Interoperabilitas Alutsista Modern Dukung Ketahanan Nasional
PTDI dan Defend ID Tanam 2.080 Pohon di Taman Kehati Bandung
UPI Dorong Penguatan Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Gandeng Fakultas untuk Percepatan WBK–WBBM
104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global
Kasus Guru SMPN 2 Subang Berakhir Damai, KDM: Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan
Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Khusus Hingga Rumah Sakit Terapung untuk Hadapi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru