Pengamat Nilai, Pj Gubernur Jabar Kelak Paham Birokrasi

- Publisher

Selasa, 8 Agustus 2023 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apalagi dalam waktu dekat kontestasi Pemilu 2024 akan dimulai, sehingga harus menjadi fokus Pj Gubernur Jabar untuk memastikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut berjalan lancar dan kondusif.

“Pj ke depan harus memastikan Pemilu berjalan kondusif, karena besok ini hajat kita panjang. Kita rally dari bulan Februari sampai terakhir ditutup Pilkada,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Firdaus mengungkapkan beberapa dinamika di Jawa Barat sejatinya harus segera ditangani. Program-program pembangunan yang belum tuntas diharapkannya dapat dilanjutkan dan selesaikan oleh Pj gubernur kelak.

“Yang jelas poinnya, Pj Gubernur ke depan harus menyelesaikan program-program pembangunan yang belum selesai oleh Kang Emil dan Pak Uu. Jadi jangan mahiwal bikin program baru,” pintanya.

Maka dari itu dia mengaku tidak sepakat bila Emil menyebut bahwa Pj Gubernur Jabar kelak tinggal duduk manis, karena hampir sepenuhnya selesai dan melanjutkan apa yang telah dibangun.

“Justru Kang Emil itu jangan seperti itu. Tapi ya wajarlah, mungkin dia ingin mengakhiri dengan indah. Meskipun sebenarnya kondisi faktualnya tidak seindah pernyataan Kang Emil tadi,” tuturnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Jawa Barat Bersiap Memberangkatkan Peserta Mudik Gartis di Terminal Cicaheum Kota Bandung

Mengenai kandidat Pj Gubernur Jabar usulan DPRD, ketiga nama yang direkomendasikan memiliki beragam latar belakang. Asep N Mulyana adalah Direktur Jenderal Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM. Sebelumnya, dia pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar periode 2021-2023.

Kemudian Keri Lestari yang merupakan Guru Besar Farmasi di Universitas Padjadjaran. Selain itu dia kini juga menjabat sebagai Direktur Utama Institut Pembangunan Jabar (Injabar), lembaga kolaborasi Unpad dan Pemprov dalam memberikan pertimbangan terhadap pengambilan kebijakan.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana
Stasiun Gadongbangkong Jadi Simpul Fasilitas Transportasi Kabupaten Bandung Barat, Layani Lebih Dari 7 Ribu Pengguna Pada Awal Minggu Pengoperasian Bangunan Baru
Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB