Penasaran Ingin Coba Pangan Lokal Hasil Subtitusi Beras? Ayo ke KTEP 2024

- Publisher

Senin, 22 Juli 2024 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Penasaran ingin mencoba pangan lokal hasil subtitusi beras? Hayu ke gelaran Kontes Ternak dan Expo Pangan (KTEP) 2024, yang dilaksanakan pada 24-25 Juli ini di The Landen (Ex The Ranch), Jalan Maribaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Dimana KTEP 2024 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), tidak hanya melakukan kontes ternak tetapi juga expo gastronomi pangan lokal bakal dipamerkan.

Khususnya pangan karbohidrat, subtitusi dari beras seperti jagung, ubi, singkong, sukun dan pisang, yang menjadi pangan lokal khas 27 kabupaten/kota.

Sekretaris DKPP Jabar Indriantari menuturkan, melalui KTEP 2024 ini, dapat mendorong peningkatan konsumsi sumber karbohidrat selain beras di Jawa Barat.

“Sudah banyak warga yang lupa dengan pangan kita. Padahal pangan kita, Jawa Barat luar biasa untuk pangan lokalnya,” ujar Indriantari dalam Bewara Jawa Barat (BEJA) Volume 7 di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 22 Juli 2024.

Sebab kata dia, sangat banyak pangan lokal khas kota/kabupaten yang sejatinya dapat dikembangkan, guna memenuhi kebutuhan karbohidrat masyarakat.

Baca Juga :  Digital Transformation Indonesia Conference and Expo 2024, Diskominfo Jawa Barat Paparkan Inovasi Ekosistem Data Jabar

“Supaya tidak bergantung dengan beras atau padi,” ucapnya.

Misalnya kata Indriantari, dalam KTEP 2024 pihaknya akan memberikan secara gratis kupat tahu khas Padalarang. Dimana kupatnya dibuat bukan dari beras, melainkan singkong.

“Supaya masyarakat merasakan, ternyata nikmat juga tidak harus dengan beras, kupat dengan singkong,” ungkapnya.

Selain itu, di KTEP 2024 juga akan disediakan stand pangan lokal dari kabupaten/kota, untuk menampilkan ciri khas masing-masing, hasil olahan singkong, ubi, jagung, ketan dan lain-lain.

Penulis : Tono

Editor : Shireni

Berita Terkait

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini
KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB