Peduli Lingkungan, TP PKK Jabar Gelar Lomba Pemanfaatan Limbah Kain Perca

- Publisher

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Barat Amanda Soemedi Bey Machmudin mengatakan, lomba pemanfaatan limbah kain perca menjadi komitmen TP PKK Jabar untuk mengurangi sampah rumah tangga dari sektor sandang.

“Semakin maraknya penjualan fast fashion mengakibatkan jumlah limbah kain di dunia semakin mengkhawatirkan,” ucap Amanda di Aula Kantor Sekretariat PKK Jabar, Rabu (10/7/2024).

Mengutip Fibre2Fashion, Amanda menyampaikan bahwa pada tahun 2020 tercatat sekitar 18,6 juta ton limbah kain dibuang dan berakhir di laut. Menurutnya, rata-rata setiap orang membuang 60 persen pakaiannya dalam jangka waktu setahun setelah membeli.

Jika hal tersebut terus berlanjut, maka limbah kain di seluruh dunia akan mencapai 300 juta ton pada 2050. Angka itu melebihi limbah plastik.

“Limbah kain bukan hanya berasal dari konsumen tetapi juga dari produsen. Nexus3 Foundation mencatat ada 1.000 pabrik garmen yang membuang limbah kimia beracun dari hasil produksinya ke Sungai Citarum,” ucap Amanda.

“Maka, jika hal ini dibiarkan berlarut, permasalahan ini tidak akan selesai bahkan akan menjadi warisan buruk bagi anak cucu kita kelak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sekda Jabar: Pencanangan pembangunan zona integritas harus berdampak pada pelayanan publik

Amanda menyatakan, lomba pemanfaatan limbah kain ini bertujuan untuk mengajak kader berkomitmen mengurangi limbah kain dengan cara 5R yakni refuse, reduce, reuse, repurpose, recycle.

Kegiatan ini pun bentuk realisasi program pokja III PKK Jabar di bidang sandang. Lomba ini diikuti tiga peserta dari setiap kota dan kabupaten.

“Kami mengajak kader PKK bisa berkreasi, agar pengolahan kain perca menjadi barang tepat guna, dan hasil karyanya bisa menambah ekonomi keluarga,” tuturnya.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
Milestone 215 Tahun Kota Bandung: Jejak Sejarah dan Identitas Kota Bandung dalam Satu Pameran
Bupati Sumedang Resmikan Gedung ‘Taj Mahal Ulama’ Di Cimanggung
Apresiasi Kesenian Wayang Golek, Erwin: Pemuda Kelurahan Manjahlega Sangat Cinta Budaya
Meneladani Jejak KH Subki Ma’mun
Tea Fest 2025: Teh rakyat unjuk gigi, tembus selera Gen Z

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB