Pantaskah Ridwan Kamil Jadi Gubernur DKI Jakarta? Begini Kata Pengamat Politik…

- Publisher

Jumat, 9 Juni 2023 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG  – Direktur Eksekutif Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC) Firman Manan menilai, bila menilik dari karakteristik Ridwan Kamil. Maka Gubernur Jawa Barat tersebut sangat cocok menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta.

Pertama alasannya kata dia, secara personal Emil cenderung tipikal pemimpin perkotaan. DKI menurutnya sangat pas, karena berstatus sebagai kota metropolitan. Meski tidak lama lagi bukan sebagai daerah ibukota, seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan yang direncanakan bakal diresmikan pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Baca Juga :  Exco PSSI Sebut Situasi Berat Indonesia Kemungkinan Dikucilkan Dalam Dunia Sepak Bola

Selanjutnya mengenai kewenangan, dimana bila tidak ada perubahan dalam undang-undang, maka Emil dapat berkuasa penuh di DKI. Berbeda dengan situasi di Jawa Barat, untuk kota dan kabupaten. Kemudian kecenderungan Emil di program pembangunan fisik infrastruktur, juga sangat sesuai dengan karakteristik masyarakat Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara personal, saya melihat ada kecocokan karakter Kang Emil kalau menjadi gubernur di DKI. Pertama dia tipikal pemimpin perkotaan. Kedua soal kewenangan. Di Jawa Barat itu dia berhadapan dengan 27 kabupaten/kota, ada 27 bupati/walikota yang dia tidak bisa mengomando, harus koordinasi. Tapi kalau di DKI, kalau asumsinya tidak ada perubahan undang-undang, maka walikota sampai semua itu ada dibawah dia. Itu akan membuat dia lebih punya kewenangan besar, plus anggaran DKI Jakarta besar. Kang Emil banyak program fisik, infrastruktur. Itu akan terdukung, kalau kita bandingkan dengan Jawa Barat. Contoh waktu beliau jadi Wali Kota Bandung, karakteristik itu mendukung,” papar Firman di Hotel Savoy Homann, Kamis 8 Juni 2023.

Baca Juga :  Jasa Raharja Gelar FGD Bahas Kebijakan Santunan Selektif untuk Korban Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Dewan Pengawas PKBSI Soroti Pentingnya Konservasi dan Kesejahteraan Satwa di Bandung Zoo
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan
Len – BSSN Selaraskan Strategi Keamanan Siber Nasional
Tingkatkan Layanan, Commuter Line Bandung Raya Diperpanjang Hingga Cicalengka Per 1 Februari 2026
KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45
Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional
UPI Bebaskan UKT sebagai Apresiasi kepada Mahasiswa Peraih Medali di SEA Games 2025 Thailand

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Berita Terbaru