Mentan RI: Jangan pakai PMK sebagai alasan harga daging naik

- Publisher

Jumat, 11 November 2022 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Menanggapi meroketnya harga daging sapi yang disebut terjadi karena wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di sejumlah pasar Indonesia termasuk di Jawa Barat, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebut jangan menjadikan wabah sebagai alasan naiknya harga.

Dia mengatakan, alasan PMK yang digunakan terkait naiknya harga daging hanya membuat kepanikan-kepanikan yang muncul di tengah para peternak sapi.

“Oleh karena itu, jangan kita pakai lagi alasan PMK, oleh pemerintah, oleh siapapun. Itu akan membuat kepanikan-kepanikan saja peternak kita dan bisa menjual dengan harga murah,” kata Sahrul.

Dia mengatakan bahwa semua negara pasti membutuhkan daging sapi. Oleh karena itu, kata SYL, ketersediaan daging mesti dijaga dengan baik. “Biar bagaimana, (kita) masih mengimpor daging. Oleh karena itu, daging yang ada harus kita jaga benar,” katanya.

Sementara itu, SYL juga menyebut bahwa saat ini PMK di beberapa wilayah Indonesia mengalami penurunan seiring vaksin yang tengah digencarkan. Dia juga menyebut bahwa di beberapa daerah tertentu sudah menunjukkan zero case secara bertahap.

Baca Juga :  Sinergi BUMN, KA Wisata "Mak Itam" Kembali Beroperasi

“PMK dalam data yang ada sangat landai sekarang. Daerah-daerah yang tadinya terjangkit (PMK) sudah mulai secara bertahap zero case sekarang dalam tahap pengobatan dan vaksin yang sudah, kita juga lakukan. Tiga juta vaksin sudah kita edarkan,” jelasnya.

SYL menyebut, wabah PMK sama halnya dengan virus Covid-19 yang bisa muncul tiba-tiba seandainya para peternak abai. Dengan begitu, dia mengatakan bahwa hewan ternak yang belum pulih sepenuhnya bisa saja menularkan PMK ke tempat lainnya.

Berita Terkait

PJ Samsat Kota Cimahi dan Kasatlantas Polres Cimahi Kunjungi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di RSUD Cibabat
Rivan A. Purwantono: Penerapan SIM C-1 Pastikan Pengguna Kendaraan CC Besar Memiliki Kompetensi dan Attitude untuk Menjadi Pengendara yang Berkeselamatan
Tersangka P.S. alias Perong Sangkal Tuduhan Pembunuhan dan Pemerkosaan Vina Cirebon
BUMDes Jadi Lokomotif Ekonomi Desa di Jabar
Pemprov Jabar Luncurkan Geber Si Jumo dan Jamillah di Majelengka
Pemprov Jabar Terapkan Teknologi Blockchain di Sektor Pemerintahan
Tingkatkan Kapasitas UMKM, Bio Farma Gelar Pelatihan untuk 50 UMKM
Jabar Targetkan Belanja Produk Lokal Hingga 95 Persen Dari Anggaran 2024

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:01 WIB

Tim Pembina Samsat Sosialisasikan Pajak Kendaraan dan Keselamatan Berkendara di Wilayah Cimahi Tengah

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:57 WIB

Jasa Raharja Jabar Hadiri Rapat Tim Pembina Samsat Provinsi Jawa Barat

Senin, 27 Mei 2024 - 19:03 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Gerak Cepat Serahkan Santunan Korban Laka Di Kecamatan Cimanggung

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:46 WIB

Bey Machmudin Cek Progres Perbaikan Jalan Tegalgubug – Arjawinangun

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:14 WIB

Upaya Jasa Raharja Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Tol

Jumat, 24 Mei 2024 - 06:20 WIB

Bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja Bandung Lakukan Evaluasi Pengamanan Libur Panjang Waisak

Kamis, 23 Mei 2024 - 19:17 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Turut Serta Dalam Kegiatan Operasi Keselamatan Hari Libur Waisak di Kabupaten Bandung

Kamis, 23 Mei 2024 - 18:09 WIB

Jasa Raharja Ikuti Operasi Keselamatan Hari Libur Waisak di Garut

Berita Terbaru

Berita Daerah

Jasa Raharja Jabar Hadiri Rapat Tim Pembina Samsat Provinsi Jawa Barat

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:57 WIB