KIP sosialisasi keterbukaan publik pada “sahabat kepo” di Bandung

- Publisher

Kamis, 27 Oktober 2022 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Generasi muda khususnya mahasiswa didorong lebih aktif untuk memperoleh hak terkait informasi publik.  Selain mampu membantu pribadi seperti dalam meraih beasiswa, hal inipun penting untuk mengasah daya kritis mereka.

Menurut Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Arya Sandhiyudha, belum banyak mahasiswa yang menggunakan haknya untuk memeroleh informasi publik.  Padahal undang-undang menjamin hal itu bagi siapapun termasuk mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menilai, banyak informasi positif yang bisa diperoleh mahasiswa seperti terkait beasiswa.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergitas Bersama Mitra Kerja, Jasa Raharja Tasikmalaya Sambangi Mapolres Setempat

“Kita bisa tahu ada informasi beasiswa di mana saja,” katanya saat berdiskusi dengan aktivis KAMMI, di Bandung, Rabu (26/10). Meski begitu, dia mengakui, minimnya permintaan informasi publik oleh mahasiswa ini karena belum banyak yang tahu.

“Kita punya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Informasi Keterbukaan Publik. Kita kepo, boleh, karena dilindungi undang-undang asalkan sesuai prosedur. Mintanya ke pejabat pengelolaan informasi publik,” katanya.

Baca Juga :  Komedian Komeng Uhuy! Maju Sebagai Balon DPD Dapil Jabar, Akui Terima 7 Ribu Dukungan Masyarakat

Dia menjelaskan, jika lembaga yang dimintai informasi publik seperti pemerintah dan BUMN tidak memberikan informasi kepada pihak yang meminta, maka bisa diadukan dan menjadi sengketa informasi.

“Makanya saya senang diskusi dengan pemuda seperti ini,” katanya. Dia berharap instansi negara pun semakin sadar pentingnya memberikan informasi publik. “Sehingga tidak ada informasi publik yang tidak tersampaikan,” ujarnya.

Berita Terkait

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar
Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan
Wajah Bahagia puluhan Anak Yatim di Kota Bandung dalam acara Satu Atap Berbagi
Len Dorong Interoperabilitas Alutsista Modern Dukung Ketahanan Nasional
PTDI dan Defend ID Tanam 2.080 Pohon di Taman Kehati Bandung
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
UPI Dorong Penguatan Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Gandeng Fakultas untuk Percepatan WBK–WBBM

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru