Jawa Barat Bersiap Hadapi Potensi Krisis Ekonomi, Energi dan Pangan Tahun 2023

- Publisher

Rabu, 12 Oktober 2022 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG – Dalam menyikapi tantangan dan situasi global yang semakin berat, Provinsi Jawa Barat supaya bersiap menghadapi potensi krisis ekonomi, energi dan pangan tahun 2023.

Hal ini harus segera disiapkan agar tahun depan tidak terdengar ada warga Jabar yang kelaparan atau susah makan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan hal itu ketika menghadiri acara  Panen Raya Benih Padi di Koperasi Tabur Benih Melati, Desa Bojong Tengah, Kabupaten Subang, Rabu (12/10/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diharapkan Jawa Barat bersiap karena tahun depan (2023) ada potensi krisis ekonomi, energi dan pangan,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Baca Juga :  KAI akan upayakan PK terhadap Putusan Kasasi terkait sengketa tanah di Kel. Garuda

Ia menginstruksikam seluruh stakeholder dan masyarakat agar merapatkan barisan untuk memastikan jenis pangan apa yang berpotensi krisis.

“Rapatkan barisan untuk memastikan apa saja yang berpotensi terjadi krisis. Apakah kedelai karena masih banyak impor, dan dicari pula solusinya seperti apa di tahun depan. Itu juga harus kita pikirkan,” ungkap Kang Emil.

Ia menegaskan, hal ini harus mulai diupayakan agar Jabar menjadi Provinsi yang sungguh-sungguh siap seperti ketika sukses mengendalikan pandemi COVID-19.

Baca Juga :  Tutup Tahun 2022, PTDI Kirim NC212i Untuk Perkuat Alutsista TNI AU

“Kesuksesan itu karena kekompakan satu komando. Nah, dalam hal ini juga sama, jangan menunggu pas kejadian kita baru panik. Ini mumpung belum datang, kita belajar dari pandemi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Kang Emil mengapresiasi pengelolaan pertanian di Jawa Barat. Jabar surplus produksi beras setiap tahun yang mencapai 1,5 juta ton.

“Kita surplus setiap tahun 1 sampai 1,5  juta ton, sehingga rakyat tidak ada yang kelaparan oleh urusan makanan pokok, yaitu beras,” ungkapnya.

Berita Terkait

Tinjau TPPAS Lulut Nambo, Sekda Herman Suryatman Sebut Operasionalisasi Diperkirakan Akhir Juni 2024
Amanda Soemedi Apresiasi Partisipasi Kader PKK Jabar di Jambore Nasional dan Parade Kriya Budaya
Pemprov Jabar Terus Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran dan Ciwidey-Bandung
Lantik Pj Bupati Cirebon, Pesan Bey Machmudin: Layani Masyarakat dengan Penuh Dedikasi dan Tanpa Pamrih
PT INTI (Persero) Siap Garap Produksi Kartu Prepaid Bank Mandiri
Sukses Aplikasikan “Enterpreneurial Marketing”, SEI Siap Hadapi Persaingan Global
Kopi Ekselsa Asal Sumedang Curi Perhatian Dunia Internasional
1000 Produk UMKM Jabar Dapat Sertifikat Halal Kementerian KUKM

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:57 WIB

Pemprov Jabar dan GIPI : Sepaham Bangun Industri Pariwisata Jabar dan Ambil Hikmah Kejadian Subang

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:37 WIB

Pemprov Jabar Terus Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran dan Ciwidey-Bandung

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:50 WIB

Jasa Raharja Turut Ikuti Pelaksanaan Penambahan Loket Khusus Pendaftaran Kendaraan Listrik di Samsat Rancaekek

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:46 WIB

Lantik Pj Bupati Cirebon, Pesan Bey Machmudin: Layani Masyarakat dengan Penuh Dedikasi dan Tanpa Pamrih

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:57 WIB

Bey Machmudin Resmikan Simpang Gedebage sebagai Akses Baru ke Masjid Raya Al Jabbar

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:06 WIB

Koordinasi Jasa Raharja Jabar dengan Bapenda Jabar

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:34 WIB

Jasa Raharja Cirebon Hadiri Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Pengemudi Truck

Selasa, 14 Mei 2024 - 17:29 WIB

Jasa Raharja Kabupaten Bandung Melakukan Giat Samsat Keliling di Kecamatan Soreang

Berita Terbaru

Berita Nasional

Bey Machmudin Sambut Wamen Kerajaan Arab Saudi di Masjid Raya Al Jabbar

Sabtu, 18 Mei 2024 - 05:54 WIB

Berita Nasional

Sumedang Terpilih Jadi Lokasi Proyek Nasional HDDAP

Sabtu, 18 Mei 2024 - 05:45 WIB