Jaga produktivitas susu, KPBS butuh pasokan vaksin PMK

- Publisher

Kamis, 24 November 2022 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto-Ilustrasi

Foto-Ilustrasi

BANDUNG – Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan Kabupaten Bandung, berharap adanya campur tangan pemerintah untuk
memgatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sapi peternak yang menjadi anggota koperasi.

Akibat merebaknya wabah PMK banyak anggota KPBS yang mengalami kerugian karena produksi susu sapinya menyusut sangat jauh. Disamping itu hewan peliharannya banyak yang mati dan para peternak banyak yang menganggur.

Hal ini dikatakan Anggota DPRD provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar Dapil Kabupaten Bandung Dr.Hj.Cucu Sugyati.

Cucu Sugyati menuturkan, akibat menurunnya produksi susu sapi di KPBS, sejumlah karyawan terpaksa di PHK.

“Harus ada campur tangan Pemerintah. Keberadaan KPBS ini harus dibantu, karena berkaitan dengan peternak dan masyarakat yang memang kehidupannya pada sektor Peternakan, ” ujarnya di Bandung belum lama ini.

Baca Juga :  Kunjungan ke Disdik Kota Bandung Dalam Rangka Penelusuran KTMDU Kendaraan Milik ASN

Menurut politisi partai Golkar tersebut, banyak masyarakat yang memelihara ternak, sehingga pada saat wabah PMK menyebar mereka kehilangan pekerjaan.

Komisi II DPRD Jawa Barat, dikatakannya akan terus mendorong Pemerintah, untuk membantu bukan hanya KPBS saja, tetapi seluruh kegiatan Peternakan yang terdampak PMK .

“Pusat sedang mengupayakan untuk membantu KPBS dan para peternak Sapi,” pungkasnya.

Berita Terkait

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB