Ini Strategi Pemprov Jabar, Sikapi Kenaikan Harga Beras

- Publisher

Selasa, 12 September 2023 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

net

net

BANDUNG Harga kebutuhan pokok seperti beras mulai merangkak naik, seiring dengan adanya kekeringan yang terjadi selama musim kemarau, termasuk di Provinsi Jawa Barat.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan, pihaknya akan melakukan sejumlah mitigasi termasuk dalam memastikan ketersediaan stok agar tetap aman selama kekeringan berlangsung.

Sebab dikhawatirkan, kenaikan harga akan menjadi tidak terkendali bila sejak awal belum disiagakan, menyikapi dampak dari musim kemarau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kekeringan ini dihadapi seluruh daerah, negara. Artinya setiap minggu itu semestinya ada tim TPID intinya adalah stok beras harus diperhatikan betul, jangan sampai kekeringan. Intinya ketersediaan stok saja itu yang penting. Belum ada daerah yang minus tapi memang harga sudah naik. Memang itu sudah semua dialami semua daerah. Masih normal tapi tinggi. Kalau secara (harga) beras premium mungkin sekitar (kenaikan) Rp100-Rp200 secara rata-rata,” ujarnya usai kunjungan kerja ke Kejati Jabar, Kota Bandung, Selasa 12 September 2023.

Baca Juga :  PKS Targetkan 80 Persen Suara di Jabar, Menangkan Anies dan Pileg 2024

Lebih lanjut Bey Triadi memaparkan, pemerintah pusat sudah melakukan penanganan terkait hal ini. Salah satunya dengan menyuplai bantuan pangan beras kepada 21,3 juta bagi keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca Juga :  Pemprov Jabar Bakal Upayakan Bangun Sekolah Baru Tahun Depan

“Bantuan pangan sudah mulai, 10 kilogram.  Dari nasional ada bantuan pangan itu yang harus kita jaga, supaya tidak ada kelangkaan barang. Itu yang paling penting,” ucapnya.

Mengenai rencana operasi pasar yang akan dilakukan Pemprov Jabar, dia mengaku tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan agenda tersebut guna menstabilkan harga, bila nantinya ketersediaan bahan pokok mulai labil di tingkat daerah.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:39 WIB

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB