Indeks Desa Membangun di Sumedang ke-6 di Jabar

- Publisher

Jumat, 14 Oktober 2022 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Setiap kegiatan yang kita tetapkan dan setiap rupiah yang kita keluarkan harus berorientasi pada hasil berupa berkurangnya kemiskinan dan pengangguran, serta lainnya,” ungkapnya.

Pada akhirnya Pemda Sumedang menetapkan regulasi dengan tiga indikator utama SAKIP Desa yakni, menurunkan angka kemiskinan, menurunkan angka stunting, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Itulah fokus kita. Jika kita berhasil mensejahterakan masyarakat desa, maka kita akan dikenang rakyat desa kita dan akan menjadi keberkahan untuk anak cucu kita,” ucap Bupati.

Terakhir Bupati mengatakan, dalam mengatur sebuah organisasi, termasuk organisasi APDESI, diperlukan tiga hal konstan yakni perubahan, pilihan dan prinsip.

“APDESI harus meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggotanya. Nanti akan disiapkan “sekolah” kepala desa yang di dalamnya nanti ada capacity building, coaching, dan mentoring,” katanya.

Oleh karena itu, APDESI diharapkan  sebagai wahana untuk silaturahim bagi para Kades dan berorganisasi mencapai tujuan bersama.

“Jadikan APDESI sebagai wahana untuk berukar pengalaman dan pengetahuan dalam rangka mewujudkan kemajuan desanya masing-masing,”  tuturnya.

Baca Juga :  Cegah Perdagangan Manusia di Luar Negeri, Kemenlu Minta Masyarakat Lebih Hati-hati

Ketua DPC APDESI Kabupaten Sumedang yang baru dilantik Welly Sanjaya mengatakan, organisasi yang dipimpinnya diibaratkan sebuah kendaraan bagi para Kepala Desa dan perangkatnya yang semua komponennya saling mendukung agar sampai ke tujuan.

“Tidak bisa mesin kendaraan mengatakan bahwa mesinlah yang paling utama. Begitu pun roda, tidak bisa mengatakan rodalah yang paling utama. Oleh karena itu  organisasi ini merupakan sebuah “support system” yang saling melengkapi,” ungkapnya.

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Bea Cukai Jawa Barat Gencarkan Operasi “Maung Padjajaran”, Amankan Lebih dari 2 Juta Batang Rokok Ilegal
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:39 WIB

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB