JAKARTA — Film animasi Indonesia terbaru, Jumbo, produksi Visinema Studios, mencetak sejarah dengan meraih lebih dari 7 juta penonton sejak penayangannya pada 31 Maret 2025. Capaian ini menjadikannya sebagai film Indonesia terlaris ketiga sepanjang masa, menggeser posisi Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 .
Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, Jumbo mengisahkan Don, seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar. Dalam upayanya membuktikan diri, Don berencana mengikuti pertunjukan bakat dengan menampilkan sandiwara dari buku cerita peninggalan orang tuanya. Namun, rencananya terhambat ketika seorang perundung mencuri buku tersebut. Di tengah keputusasaan, Don bertemu dengan Meri, seorang peri kecil misterius yang memintanya membantu menemukan orang tuanya. Pertemuan ini mengawali petualangan penuh makna yang mengubah pandangan Don terhadap dirinya sendiri dan mempererat persahabatan yang baru terbentuk .
Film ini mengangkat tema perundungan anak, arti persahabatan, serta pentingnya dukungan keluarga. Dengan visual animasi yang memukau, Jumbo berhasil menyentuh hati penonton dari berbagai kalangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses produksi Jumbo melibatkan lebih dari 420 animator dan kreator lokal selama lima tahun, menjadikannya proyek kolaboratif besar dalam industri animasi Indonesia . Kesuksesan film ini tidak hanya dirasakan di dalam negeri; Jumbo direncanakan akan tayang di 17 negara, termasuk Malaysia, Jepang, dan Amerika Serikat, mulai Juni 2025 .
Dengan pencapaian luar biasa ini, Jumbo tidak hanya menjadi tonggak penting bagi industri animasi Indonesia tetapi juga membuktikan bahwa cerita lokal dengan kualitas tinggi dapat bersaing di kancah internasional.
Penulis : Adi
Editor : Shireni

















