Duh, OJK Klaim Banyak Warga Jabar Terlilit Hutang Pinjol

- Publisher

Kamis, 6 Juli 2023 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Kepala Eksekutif Pengawas Peransuransian, Lembaga Penjamin dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono membeberkan, Provinsi Jawa Barat berada di urutan kedua setelah DKI Jakarta yang masyarakatnya banyak terbelit pinjaman online (pinjol) atau fintech lending. Dimana nilainya mencapai Rp13,8 triliun.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan urusan pinjam-meminjam uang adalah hal biasa di tengah masyarakat. Hanya saja menurutnya, penilaian tersebut sudah termasuk mengkhawatirkan atau belum.

“Kalau namanya hutang mah selalu ada. Jadi jawabannya, masuk ke batas yang mengkhawatirkan atau tidak. Kalau namanya berhutang, hampir semua dari kita berhutang. Kan jarang orang beli rumah, mobil nunggu cash dulu. Pasti ada KPR, nyicil mobil, motor. Pertanyaannya, angka itu analisanya apa ke OJK.
Pinjaman dimana-dimana semua serba fintech,” ujarnya di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis 6 Juli 2023.

Apalagi menurutnya melakukan peminjaman uang tidak selalu berkonotasi buruk, sebab dia mencontohkan ketika pandemi Covid-19 lalu. Menyimpan atau menabung, justru berdampak buruk dalam pergerakan ekonomi.

“Kan pinjol itu tidak semuanya negatif. Ingat enggak dulu, di zaman Covid kebanyakan menabung dianggap negatif karena membuat beban bank tidak berputar. Sehingga orang berlomba-lomba meminjam untuk usaha. Maka saya balikkan ke OJK. Saya masih netral terhadap isu itu, kecuali ada analisa bahwa itu negatif terhadap proporsi ekonomi,” ucapnya.

Baca Juga :  Sinergi Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta dalamPenjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Belum lagi menurutnya angka Rp13,8 triliun tersebut sejatinya cukup wajar, bila merujuk dari jumlah penduduk Jawa Barat yang hampir mencapai 50 juta jiwa. Sehingga menurutnya, data dari OJK ini apakah berkonotasi baik atau tidak, untuk ditindaklanjuti.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB