Cegah Hipertensi, Yuk Kurangi Konsumsi Fast Food dan Giatkan Olahraga

- Publisher

Jumat, 18 November 2022 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang harus kita waspadai. Hal ini tidak boleh sama sekali disepelekan karena akan berakibat fatal dan dapat menyebabkan penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke.

Atas hal itu, untuk mengantisipasi berbagai penyakit, TP PKK Kota Bandung melaksanakan dialog interaktif mencegah hipertensi pada remaja, di Gedung TP PKK Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Jumat 18 November 2022.

Kegiatan itu dihadiri oleh para kader Pusat Informasi Kesehatan Remaja se-Kecamatan Kota Bandung juga para perwakilan TP PKK tingkat kecamatan.

Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana mengatakan, hipertensi umumnya terjadi akibat pola hidup yang kurang teratur.

Faktor-faktor seperti aktivitas fisik yang kurang, asupan makanan asin dan seperti lemak, konsumsi fast food berlebihan, kurangnya makan sayuran dan buah, sangat berperan dalam melonjaknya angka hipertensi.

“Maka tidak ada pilihan paling bijak selain lebih memperhatikan terhadap hipertensi ini. Mengetahui lebih jauh bagaimana gejalanya, apa saja penyebabnya, faktor-faktor yang berpotensi memperbesar risikonya, dan terutama cara untuk mencegahnya,” kata Yunimar.

Baca Juga :  Jasa Raharja Bekasi Lakukan Door to door Kepada Pemilik Kendaraan Bermotor Umum Pastikan Jaminan Penumpang

Ia berharap, remaja bisa lebih memanfaatkan waktu dengan aktivitas fisik dan tidak terlena dengan berselancar di dunia maya. Itu membuat lebih erat hubungannya dengan gawainya dibanding dengan kehidupannya di dunia nyata.

“Kaum rebahan ini kurang aktivitas fisik. Banyak makanan dari luar masuk ke sini dapat makanan itu terjadi hipertensi pada remaja. Aktivitas fisik pola hidup, pola makan dan pola tidur berubah, ditambah stres itu mengganggu kesehatan tubuh kita,” kata Yunimar.

Berita Terkait

Stasiun Gadongbangkong Jadi Simpul Fasilitas Transportasi Kabupaten Bandung Barat, Layani Lebih Dari 7 Ribu Pengguna Pada Awal Minggu Pengoperasian Bangunan Baru
Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar
Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan
Wajah Bahagia puluhan Anak Yatim di Kota Bandung dalam acara Satu Atap Berbagi
Len Dorong Interoperabilitas Alutsista Modern Dukung Ketahanan Nasional
PTDI dan Defend ID Tanam 2.080 Pohon di Taman Kehati Bandung
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:04 WIB

KAI Daop 2 Bandung Catat Ketepatan Waktu 99,84 Persen di Januari 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:39 WIB

Hadapi Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan KA dengan 67.510 Tempat Duduk

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:33 WIB

Stasiun Gadongbangkong Jadi Simpul Fasilitas Transportasi Kabupaten Bandung Barat, Layani Lebih Dari 7 Ribu Pengguna Pada Awal Minggu Pengoperasian Bangunan Baru

Senin, 9 Februari 2026 - 16:55 WIB

Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”

Senin, 9 Februari 2026 - 16:07 WIB

Len – BSSN Selaraskan Strategi Keamanan Siber Nasional

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:31 WIB

KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

Senin, 12 Januari 2026 - 19:35 WIB

UPI Bebaskan UKT sebagai Apresiasi kepada Mahasiswa Peraih Medali di SEA Games 2025 Thailand

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Daop 2 Bandung Catat Ketepatan Waktu 99,84 Persen di Januari 2026

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:04 WIB

Berita Ekonomi

Len – BSSN Selaraskan Strategi Keamanan Siber Nasional

Senin, 9 Feb 2026 - 16:07 WIB