BLT BBM di Jabar akan disalurkan pertengahan Oktober

- Publisher

Senin, 26 September 2022 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin rapat bersama OPD di Gedung Sate, Bandung, Senin (26/09).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin rapat bersama OPD di Gedung Sate, Bandung, Senin (26/09).

BANDUNG-Jumlah potensi bantuan perlindungan sosial akibat kenaikan BBM di Jawa Barat mencapai Rp 225 miliar. Jumlah dana tersebut berasal dari dua persen alokasi dana transfer September-Desember 2022 Pemprov Jabar dan 27 kota kabupaten di Jabar. Adapun penyalurannya, Pemerintah Provinsi Jabar akan memulainya pada pertengahan Oktober 2022.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, jenis bantuan dan sasaran bantuan dampak kenaikan BBM itu bermacam-macam. Dia menyebutkan bantuan di antaranya untuk kelompok buruh dengan subsidi upah, ada PKH dengan istiilah BLT langsungnya, kemudian warga tidak mampu di desa, kemudian sejutaan UMKM juga dari Kementerian Koperasi juga ada.

Baca Juga :  Pengalihan subsidi BBM, Pemerintah akan turunkan Bantuan sosial sebesar Rp 24,17 T pekan ini

“Sehingga kita sedang mengatur agar dana terkait dampak BBM dari provinsi dan kota Kabupaten itu tidak bentrok atau duplikasi. Total sekitar Rp 225 miliar kombinasi dari provinsi dan dari kota Kabupaten,” ujarnya usai rapat pimpinan di Gedung Sate, Senin (26/9/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui bantuan dampak BBM tersebut, kata dia, salah satunya pemerintah ingin memastikan yang diberi bantuan itu adalah yang punya dampak terhadap komoditas sembako. Contohnya komoditi ikan di pasar yang naik alasannya BBM. Dengan demikian pihaknya sedang mengatur supaya mereka membeli BBM dengan harga seperti dulu.

Baca Juga :  Sosialisasi Mengenai Layanan Samsat di Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung Bersama P3D Wilayah Kota Bandung I Pajajaran

“Selisih kenaikan disubsidi sehingga tidak ada alasan harga komoditas ikan naik karena BBM naik sudah kita atur,” ujarnya.

Selebihnya untuk komoditi lainnya berdasarkan monitoring pasar dan laporan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, bahwa fluktuasi dari BBM ternyata tidak terlalu tinggi itu.

Berita Terkait

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia
KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025
KAI Daop 2 Bandung Siapkan 12.782 Tempat Duduk per Hari pada Masa Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026
Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
UPI Dorong Penguatan Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Gandeng Fakultas untuk Percepatan WBK–WBBM
104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB